MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Bank Indonesia (BI) terus mengembangkan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Kali ini QRIS akan merambah ke Korea Selatan (Korsel).
Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengembangkan sandbox atau uji coba terbatas QRIS Antarnegara di Korea Selatan. Hal ini menjadi bagian dari langkah memperluas konektivitas pembayaran lintas negara dan memajukan sistem pembayaran nasional.
"Peningkatan inovasi dan perluasan akseptasi digital ini dilakukan melalui penyelenggaraan Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia yang bersinergi dengan Indonesia Fintech Summit dan Expo 2025. Salah satu inisiatifnya adalah launching QRIS Tap In/Tap Out dan inisiasi sandboxing QRIS Antarnegara Indonesia-Korea Selatan," kata Perry, dalam Konferensi Pers Hasil RDG BI, melalui saluran telekonferensi, kemarin.
Perry, juga mengatakan, kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem pembayaran berbasis teknologi.
"Hal ini juga salah satu dari berbagai upaya dalam rangka meningkatkan inovasi dan memperluas akseptasi digital di tengah masyarakat," kata Perry.
BERITA TERKAIT
-
Rupiah Jeblok hingga Tembus Rp17.300 per Dolar AS, BI Ungkap Biangnya
-
DPR Godok 3 Nama Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Berpeluang Besar
-
BI: Utang Luar Negeri Indonesia Turun jadi Rp7.087 Triliun
-
Rupiah Terus Tertekan, BI tak Khawatir Potensi Krisis
-
Jokowi Ajukan Perry Warjiyo Jadi Calon Gubernur BI, DPR Setuju