Rabu, 07 Oktober 2020 06:53

Najwa Shihab Wawancarai Kursi Kosong Pengganti Menkes, Dewan Pers: Itu Kreativitas

Najwa Shihab saat mewawancarai kursi kosong pengganti Menkes Terawan (Instagram).
Najwa Shihab saat mewawancarai kursi kosong pengganti Menkes Terawan (Instagram).

Najwa mewawancarai kursi kosong karena Menkes Terawan enggan menghadiri undangan.

PEDOMANMEDIA - Wakil Ketua Dewan Pers, Ahmad Djauhar angkat bicara mengenai wawancara kursi kosong sebagai pengganti Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan yang dilakukan Najwa Shihab. Ahmat mengatakan, hal itu bukan sebuah penghinaan, melainkan kreativitas dunia jurnalistik.

"Kreativitas ini kan macam-macam caranya. Ada yang caranya sindiran halus. Enggak lah ini sampai bikin malu Pak Jokowi. Itu relawannya aja yang baper (bawa perasaan)," ujar Ahmad dilansir dari Tempo, Rabu (7/10/2020). 

Menurut Ahmad, Najwa mewawancarai kursi kosong karena Menteri Terawan tak memenuhi undangan wawancara terkait penanganan Covid-19.

Baca Juga

"Itu kan sindiran, apakah yang seperti itu layak dikriminalkan?," tanya Ahmad. 

Sebelumnya, Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu, Silvia Dewi Soembarto melaporkan Najwa Shihab ke Polda Metro Jaya hari ini. Namun laporan tersebut ditolak dan polisi mengarahkan Silvia untuk melaporkan perkara itu ke Dewan Pers. 

Penyidik mengarahkan Silvia ke Dewan Pers untuk meminta rekomendasi dan referensi dari lembaga tersebut. Nantinya, Dewan Pers akan menindaklanjuti laporan Silvia itu sesuai dengan UU Pers yang berlaku. 

"Jadi tadi diarahkan oleh polisi ke Dewan Pers, karena kasus ini ada hukum yang berlaku di luar hukum perdata dan pidana," ujar Silvia. 

Silvia melaporkan Najwa Shihab atas dugaan cyber-bullying atau perundungan cyber. Ia tidak menyebut secara spesifik pasal-pasal yang dimaksud menjerat Najwa itu. Ia khawatir kejadian serupa akan berulang. 

“Jika ada pembiaran, wartawan lain akan berlaku sama melakukan wawancara kosong kepada narasumber dan itu memberikan preseden buruk pada wartawan sendiri,” jelasnya.

Editor : Jusrianto
#Najwa Shihab #Menkes Terawan Agus Putranto #Narasi TV #Pandemi
Berikan Komentar Anda