MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Program Makan Bergizi Gratis yang dilaksanakan oleh UPT Pengendalian Penduduk dan KB Kecamatan Bontoala, Kota Makassar bertujuan mendukung percepatan penurunan prevalensi stunting. Program ini menyediakan makanan bergizi gratis bagi siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di sekitar lokasi SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).
Hal ini dikatakan oleh Plt UPT Pengendalian Penduduk dan KB Kecamatan Bontoala Makassar, Ivan Kala'lembang di ruang kerjanya, Jumat (8/8/2025).
"Program percepatan tanpa stunting akan terus kami lakukan, seperti yang telah dicanangkan Bapak Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman," kata Ivan.
Menurut Ivan, program ini telah dilaunching dan akan menyasar anak-anak dan ibu hamil sesuai standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian guna memenuhi asupan gizi selama 3 bulan berturut turut.
"Sudah launching dan akan menyasar anak-anak dan ibu hamil sesuai AKG harian untuk memenuhi asupan gizi selama 3 bulan berturut-turut," jelas Ivan.
Dia menambahkan, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat. Tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan.
Dengan menggunakan bahan pangan lokal, lanjut Ivan, program ini dapat meningkatkan perputaran ekonomi di desa-desa dan mendukung petani lokal.
"Penggunaan bahan pangan lokal dalam program ini dapat membantu meningkatkan pendapatan petani dan pedagang lokal, serta meningkatkan ketersediaan bahan pangan di daerah," ujarnya.
BERITA TERKAIT
-
Angka Stunting Makassar Turun jadi 22,9%, Wawali Aliyah: Butuh Terobosan
-
Tangani Stunting, Pemkot Makassar Siapkan Rp126 M
-
Stunting Sulsel Turun, Wagub Fatmawati: Jeneponto-Enrekang Masih Tinggi
-
Bupati Andi Asman ke Nakes: Jangan Main Tiktok Saat Jam Kerja!
-
Pemkab Usut Kasus 15 Siswa SD di Takalar Keracunan Usai Santap Makanan Bergizi Gratis