TATOR, PEDOMANMEDIA - Lebih dari satu dekade, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan hadir sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin akses pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Program ini terus memberikan manfaat nyata, terutama bagi masyarakat yang secara finansial tergolong kurang mampu.
Manfaat tersebut turut dirasakan oleh Irma Suryani (43), seorang ibu rumah tangga asal Sumbang, Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang. Saat ditemui tim Jamkesnews di Rumah Sakit Fatima Makale, Irma tengah mendampingi putrinya, Nayla (12), yang sedang menjalani kontrol kedua di Poli Gigi RS Fatima Makale.
“Saat ini saya mengantar anak kontrol untuk kedua kalinya ke dokter gigi. Sebelumnya sempat ditambal, jadi sekarang dicek lagi apakah tambalannya sudah bagus atau masih ada yang perlu diperbaiki,” ujar Irma, Kamis (10/07).
Irma menceritakan bahwa gigi anaknya mengalami lubang cukup besar. Sebenarnya, tindakan pencabutan bisa menjadi pilihan, tetapi karena usia Nayla masih 12 tahun, ia memutuskan untuk memilih penambalan demi menjaga pertumbuhan gigi anaknya.
“Giginya sudah berlubang cukup parah, sebenarnya bisa saja dicabut. Tapi karena usianya masih muda, saya minta untuk ditambal saja agar giginya tetap terjaga,” lanjut Irma.
Sebagai peserta aktif JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), Irma mengaku sangat terbantu dengan adanya Program JKN. Ia tidak merasa khawatir ketika harus membawa anaknya berobat karena seluruh proses pengobatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
“Untungnya kami sudah terdaftar sebagai peserta BPJS (JKN-red). Jadi waktu mau periksa ataupun kontrol, saya tenang karena semua biaya sudah ditanggung. Mulai dari periksa di Puskesmas Sumbang sampai dirujuk ke RS Fatima, prosesnya lancar dan tidak ada kendala,” jelas Irma.
Irma juga mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit. Meski berobat dengan JKN, ia merasa tidak ada perbedaan perlakuan antara pasien umum dan peserta JKN. Semua dilayani dengan baik dan profesional oleh dokter maupun perawat.
“Berkat Program JKN, biaya tambal gigi anak saya sampai kontrol kedua ini semuanya di-cover BPJS Kesehatan. Kami tidak perlu bayar sepeser pun. Meski begitu, kami tetap dilayani dengan baik, sama seperti pasien lainnya,” tambahnya.
Pelayanan yang ramah dan tenaga kesehatan yang sigap membuat Irma merasa lebih tenang saat mendampingi anaknya. Sebagai seorang ibu, ia tentu ingin memberikan yang terbaik untuk kesembuhan anaknya.
Tak hanya itu ia merasa terbantu dengan hadirnya Aplikasi Mobile JKN dari pengecekan status keaktifan maupun saat jalani layanan kesehatan di faskes, seperti halnya saat pengobatan dan kontrol ke poli gigi saat ini ia rasakan kemudahan fitur antrean online.
“Saya juga pakai Aplikasi Mobile JKN, sangat mudah untuk cek keaktifan dan pengambilan antrean online ke faskes, jadi saya tidak perlu menunggu lama di rumah sakit,” ujarnya.
Hadirnya Program JKN, menurut Irma, sangat meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu dan biaya kesehatan yang semakin meningkat. Ia bersyukur, anaknya bisa mendapatkan perawatan gigi yang baik tanpa perlu memikirkan biaya.
“Sangat membantu sekali, apalagi kalau orang yang kita sayangi sedang butuh pengobatan. Dengan JKN, banyak orang bisa berobat tanpa rasa takut karena semuanya sudah dijamin,” ucap Irma.
Menutup percakapan, Irma menyampaikan rasa syukurnya karena telah menjadi peserta JKN aktif. Ia mengaku sangat terbantu dan berharap program ini terus berjalan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Jujur saya sangat terbantu dengan adanya jaminan kesehatan ini. Saya lega bisa membawa anak saya berobat tanpa terbebani biaya yang berat, bahkan tambal giginya pun sudah ditanggung. Terima kasih untuk pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah menghadirkan program ini dan membantu masyarakat seperti kami,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Tak Hanya Saat Sakit, JKN Juga Bantu Andarias Peroleh Kacamata Tanpa Biaya
-
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
-
Bertahun-Tahun Jalani Pengobatan Jantung, Slamet Sangat Terbantu Program JKN
-
JKN Jadi Andalan Selvi Jalani Perawatan di Rumah Sakit
-
Program JKN Beri Rasa Aman bagi Nuria Menjalani Pengobatan di Usia Lanjut