Muh. Syakir : Kamis, 22 Mei 2025 09:19
Sosialisasi bahaya narkoba di kalangan warga binaan di Lapas Takalar.

TAKALAR, PEDOMANMEDIA - Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Takalar menyelenggarakan sosialisasi bahaya narkoba di kalangan warga binaan, Rabu (21/5/2025). Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin.

Tema yang diusung dalam sosialisasi ini yakni "Bebas Dari Narkoba, Untuk Hidup Lebih Sehat dan Produktif".

Hengky mengatakan bahwa sebagai Ketua Badan Narkotika Takalar ia mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif lainnya. Menurutnya, edukasi seperti ini harus lebih intens dilakukan. 

"Kegiatan ini sangat penting untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda dari bahaya penggunaan Napza. Kita ketahui bersama penyalahgunaan narkotika sangat memengaruhi perilaku dan mental dan menimbulkan dampak negatif dan kerugian bagi penggunanya. Selain berdampak pada gangguan kesehatan juga dapat merusak otak termasuk gangguan kognitif, memori dan emosi. Olehnya itu, perlu adanya kesadaran bagi kita agar terhindar dari pengaruh narkoba" jelasnya.

Hengky mengemukakan, edukasi dan sosialisasi sangat penting bagi generasi muda agar menghindari lingkungan yang negatif. Generasi muda kata dia, harus mengisi aktivitasnya dengan kegiatan yang positif dan membangun.

"Saya berharap kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkotika terus di pupuk. Dibutuhkan metode yang tepat dan sederhana supaya masyarakat paham benar dengan permasalahan hukum yang dihadapi terkait penyalahgunaan narkoba tersebut dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.

Kalapas Takalar Mansyur menyampaikan bahwa kapasitas di Lapas Takalar adalah 250 orang dan per hari ini isi lapas takalar sebanyak 513 orang, Artinya jumlah tersebut melebihi dari kapasitas.

"Dari jumlah warga binaan, kasus narkotika sebanyak 350 atau 70% dari jumlah warga binaan, kasus pidana umum 15-20 % dan selebihnya yaitu kasus pidana korupsi," jelas Kalapas Takalar.

Dikatakan pula bahwa berbagai kegiatan telah dilakukan dan bekerja sama dengan polres Takalar untuk membina warga binaan. Di antaranya melakukan penyuluhan tentang narkoba, pembinaan keagamaan dan kegiatan positif lainnya.

Adapun peserta sosialisasi sebanyak 30 orang yang terdiri dari warga binaan Lapas Takalar dan dihadiri Kasat Narkoba Polres Takalar serta para Pejabat Eselon IV dan V Lapas Kelas II B Takalar.

Penulis : Suhardiman