MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - 13 orang ditangkap buntut bentrok antarwarga di Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Puluhan busur panah juga berhasil disita aparat.
Bentrokan dua kelompok melibatkan warga Kompleks Aditarina dan Pattunuang. Bentrok diduga dipicu keributan di pesta miras.
Kapolsek Manggala Kompol Semuel To'Longan mengatakan, dari hasil penyisiran usai bentrokan, pihaknya mengamankan 13 orang. Mereka kini diperiksa.
"Dari 13 orang, ada dua orang yang bawa sajam. Yakni Y (16) dan I (16)," jelas Semuel.
Dia menuturkan pemberlakuan jam malam bersifat situasional dan akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan. Patroli gabungan ini akan ditingkatkan untuk memastikan tidak ada lagi kegiatan kumpul-kumpul.
"Kembali kami mengimbau seluruh warga untuk mematuhi aturan ini demi keamanan bersama. Patroli gabungan juga akan terus ditingkatkan, dan tidak ada lagi gerakan tambahan kumpul-kumpul yang dapat memancing situasi (keributan) di dua wilayah tersebut," imbuhnya.
Dia juga turut mengimbau kepada warga agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah setelah pukul 22.00 Wita. Dia menyebut imbauan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di sekitar lokasi pascatawuran.
"Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah di atas pukul 22.00 Wita. Ini semata-mata demi menjaga ketertiban dan keamanan bersama," harapnya.
Sebelumnya diberitakan, bentrokan dua kelompok warga terjadi di Jalan Ujung Bori Poros Kompleks Kodam Lama, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Makassar pada Senin (21/4) sore. Dalam insiden itu, tiga orang dilaporkan terluka akibat terkena busur panah.
"Jadi setelah kami menyisir untuk dari pihak warga Aditarina ada dua korban jiwa terkena busur kemudian dari pihak warga Pattunuang ada satu terkena busur dan satu unit motor terbakar," ujar Kompol Semuel To'longan kepada detikSulsel, Senin (21/4).
Bentrokan antara dua kelompok warga kembali pecah pada Selasa (22/4) sekitar pukul 01.00 Wita. Insiden ini diduga dipicu oleh aksi balas dendam dari keluarga korban yang terkena busur panah.
"Kemungkinan keluarganya (yang menyerang) itu yang (korbannya) dibusur, toh orang dari Moncongloe," kata Kasi Humas Polsek Manggala Aipda Rijal