MAKASSAR, PEDOMANMEDIA – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, melaksanakan program Safari Ramadan di malam ke 15 dengan salat Tarawih bersama jemaah di Masjid Raudhatul Muflihien, Jalan Mentimun, Jumat (14/03/2025). Munafri menyampaikan, Safari Ramadan menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
"Kami menjalani rangkaian ibadah, dari salat Subuh, buka puasa, hingga Tarawih, untuk bertemu dan melihat langsung kondisi masyarakat serta lingkungannya," ujarnya.
Lebih lanjut, Munafri menyoroti kondisi sekitar masjid yang berada di tengah Pasar Terong. Ia mengakui Pasar Terong membutuhkan perhatian khusus karena merupakan salah satu pusat perdagangan utama di Makassar.
"Masjid ini berada di area sekitar Pasar Terong, dan pasar ini memang harus ditata dengan baik. Terlebih Pasar Terong adalah pusat pasar tradisional di Kota Makassar," katanya.
Munafri menyoroti keluhan warga tentang akses jalan yang semakin sempit akibat pedagang berjualan di bahu jalan. Ia menegaskan Pemkot Makassar berkomitmen untuk segera membenahinya.
"Saya sampaikan kepada jemaah di wilayah sekitar Pasar Terong, secepatnya kami, pemerintah kota, akan membenahi. Kalau pasar ini rapi dan bersih, maka semakin banyak pembeli yang datang karena merasa nyaman. Artinya, tingkat keuntungan pedagang juga semakin tinggi," tegasnya.
Selain Pasar Terong, Munafri juga menyampaikan rencana pembenahan di beberapa pasar lainnya. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung langkah pemerintah dalam menata pasar agar lebih nyaman dan tertib.
"Kami sangat peduli dengan kondisi ini. Insya Allah, kami butuh kerja sama dari masyarakat dan pengertian jika kami mulai membenahi," tutupnya.
BERITA TERKAIT
-
Appi Pastikan Anak Pulau di Makassar Bakal Dapat Beasiswa Mulai Tahun Depan
-
Pemkot Makassar Jajaki Kerja Sama 3 Kota di Jepang, Ada UMKM hingga Pendidikan
-
Appi Janji Percepat Rehabilitasi Kios Pasar Pa’baeng-baeng Pascakebakaran
-
Pemkot Makassar Distribusikan Air Bersih di 50 Titik, SPAM akan Ditambah
-
Pemkot Makassar-BPN Teken Kerja Sama, Fokus Selamatkan Aset Daerah