TORUT, PEDOMANMEDIA - Warga Tondon Matallo, Toraja Utara mengeluhkan pelayanan air bersih PDAM. Dalam beberapa hari warga menerima air yang bercampur lumpur.
"Air PAM di sekitaran Tondon Matallo bagaikan air kubangan saat hujan. Kalau sudah tadah satu ember, lumpur dan pasirnya sudah setengah ember," ujar Lena, salah seorang warga Tondong Matallo, Minggu (7/2/2021).
Selama beberapa hari kata dia, warga menerima air bercampur lumpur. Bukan itu saja, Lena juga mengeluhkan aliran air yang tidak lancar.
"Jadi mohon pemerintah meninjau lokasi asal air ini. Jangan cuma terima laporan. Sedangkan masyarakat bayar tapi terima air sungai yang mungkin tanpa proses," katanya.
Di samping itu kata Lena, air terkadang mengalir sehari dan macet 3 bulan. Sementara pembayaran rekening air tetap dilakukan warga.
"Kami bayarnya lancar tapi air macet terus. Air sering menghilang padahal bukan musim kemarau," terang Lena.
Lena berharap pihak PDAM Torut segera menyikapi masalah ini. Sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak PDAM. Beberapa kali berusaha dihubungi namun belum direspons.
BERITA TERKAIT
-
BPJS Satu Buka Layanan Informasi dan Pengaduan di Rumah Sakit
-
Lasmi Rasakan Manfaat Program JKN, Dampingi Pengobatan Hydrosefalus Sang Buah Hati
-
Rufina Sukirman Penderita Asma Asal Torut, Terbantu Dengan Program JKN
-
Lusa PDAM Torut Lelang Sejumlah Aset, Ada Toyota Hilux
-
Diskusi Pendidikan di Tator-Torut: Sekolah Harus Hati-hati Praktik Pungli