Muh. Syakir : Selasa, 18 Februari 2025 14:01
Polres Toraja Utara melakukan kegiatan sosialisasi penerimaan anggota Polri 2025.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Polres Toraja Utara melakukan kegiatan sosialisasi penerimaan anggota Polri 2025. Sosialisasi bertujuan memberi kesempatan kepada generasi muda untuk menjadi anggota Polri.

Sosialisasi dilakukan di SMAN 3 Toraja Utara yang terletak di Pangli, Kecamatan Sesean, Senin (17/02/2025). Melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polres Torut, sosialisasi disambut antusias oleh para pelajar.

Sosialisasi dipimpin Kabag SDM Polres Toraja Utara AKP Yuntung Tangkelangi didampingi para anggota Staf Bag SDM. Mereka memberi gambaran mengenai penerimaan Taruna Akpol, Bintara, Tamtama dan Bakomsus.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Toraja Utara AKBP DR Zulanda melalui Kabag SDM AKP Yuntung Tangkelangi’ menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi penerimaan anggota Polri bertujuan untuk memberikan informasi lengkap mengenai proses seleksi dan syarat-syarat yang dibutuhkan untuk menjadi anggota Polri.

“Sosialisasi ini kami lakukan agar Masyarakat, terutama generasi muda, mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai cara dan syarat untuk mendaftar menjadi anggota Polri”.

"Dengan harapan nantinya dapat melahirkan generasi muda yang berbakat dan memiliki semangat juang yang tinggi untuk bergabung dalam institusi Kepolisian," ujar Yuntung.

Yuntung menambahkan bahwa kegiatan ini mencakup penjelasan mengenai berbagai jalur penerimaan Polri seperti Akpol, Bintara, Tamtama dan Bakomsus 2025, serta beberapa tahapan seleksi yang harus dilalui oleh para calon peserta.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tahu bahwa proses penerimaan Polri terbuka untuk siapa saja yang memenuhi syarat. Kami mendorong generasi muda di wilayah Kabupaten Toraja yang berintegritas dan memiliki niat untuk mengabdi kepada negara agar tidak ragu untuk mendaftar,” tambahnya.

Kabag SDM mengimbau kepada para siswa-siswi untuk tidak mudah percaya kepada oknum yang mengaku menjajikan kelulusan bagi calon peserta. Sebab penerimaan seleksi Polri konsisten masih tetap menggunakan prinsip bersih, transparan, akuntanbel dan humanis.

“Jangan percaya dengan janji yang disampaikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, percaya dirilah karena semua kesuksesan juga merupakan kerja keras dari diri masing-masing,” tutupnya.