MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengakui, kebijakan efisiensi anggaran berimbas pada pemangkasan sejumlah pos belanja, Tak hanya sektor infrastruktur, ATK dan perjalanan dinas juga ikut dipangkas hingga 50%.
"Hampir semua kita lakukan pengiritan. ATK, perjalanan dinas, itu kena imbas semua. Pemangkasan cukup besar. Sampai 50%," ujar Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Sultan Rakib, Senin (10/2/2025).
Sultan mengatakan, anggaran untuk alat tulis kantor (ATK) juga mendapat pemangkasan anggaran. Sebab itu, pihaknya bakal memaksimalkan persuratan digital dengan tanda tangan digital.
"ATK juga dikurangi, jadi dioptimalkan tanda tangan digital dan persuratan digital," paparnya.
Saat ditanya soal honorer masih ada yang belum masuk P3K, Sultan mengungkapkan bahwa honorer masih diberdayakan.
"Setahu saya waktu Menpan RB dan Wakil Menterinya datang, mengatakan tidak ada PHK massal. Jadi semua tenaga honorer yang tercatat namanya dimasukkan namanya dalam pendaftaran P3K," jelasnya.
Sementara bagi honorer yang belum terakomodir SK P3K tahun ini, bisa diajukan pada tahun depan sesuai kebutuhan dan kemampuan daerah.
"Informasi terakhir yang saya terima, tidak ada honorer yang diberhentikan," pungkasnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Punya 9 Sekolah Rakyat, Sulsel Terbanyak di Luar Jawa
-
Sulsel Target Kemoprofilaksis Pencegahan Kusta 10.000 Orang di 24 Kabupaten/Kota
-
Bertemu Sudirman, Pelindo 4 Minta Dukungan Pengembangan Konektivitas Maritim-Arus Logistik
-
Sulsel Masuk 5 Besar SDGs Action Awards 2026, Tampilkan Inovasi Apartemen Ikan
-
Wagub Fatmawati: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua