Sabtu, 08 Februari 2025 13:38

Dari 1 Tahun Forbes Antinarkoba Bone: Berjuang di Tengah Ironi

Pj Sekda Bone Andi Fajaruddin memberi sambutan di acara Milad ke-1 Forbes.
Pj Sekda Bone Andi Fajaruddin memberi sambutan di acara Milad ke-1 Forbes.

Narkoba itu tidak tampak, narkoba itu menyusup dalam pergaulan hingga kehidupan dan tidak memandang siapa kita.

BONE, PEDOMANMEDIA - Kabupaten Bone menjadi salah satu pasar gemuk narkoba di Sulsel. Narkoba sudah menyusup hampir ke semua strata masyarakat. Sebuah ironi.

Atas keprihatinan ini, lahirlah Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone. Sebuah gerakan moral. Misinya, menyelamatkan generasi dari cengkeraman narkoba.

Jumat kemarin, Forbes Bone memperingati Milad ke-1. Milad dirangkai dengan Tabliqh Akbar dan Dzikir Bersama di Lapangan Merdeka Watampone.

Baca Juga

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone, Andi Fajaruddin mengapresiasi komitmen Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di Bumi Arung Palakka. Kata dia, perang melawan narkoba menjadi PR bersama.

"Kegiatan yang diselenggarakan untuk menyambut milad pertama Forbes Bone ini tentu menjadi momentum penting dalam perjuangan kita bersama untuk menjaga dan melindungi generasi muda serta masyarakat Kab. Bone dari penyalagunaan narkoba" ucapnya.

Andi Fajaruddin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan momentum penting dalam perjuangan bersama untuk melindungi mayarakat dan generasi muda dari bahaya penyalagunaan Narkoba.

Selain itu, ia mengapresiasi komitmen yang luar biasa satu tahun perjalanan Forbes Bone dalam memerangi peredaran narkoba di kabupaten Bone yang semakin meresahkan.

"Apresiasi setinggi - tingginya kepada rekan - rekan Forbes Bone karena dalam 1 tahun perjalanannya telah menunjukkan langkah - langkah konkret serta komitmen yang sangat luar biasa dalam memerangi peredaran narkoba yang semakin meresahkan" jelas Fajaruddin.

Sementara itu, Koordinator Forbes Bone Andi Singkeru Rukka, menyebutkan peradaban pada saat ini kian semakin menipis disebabkan oleh narkoba yang menjamur di berbagai daerah. Termasuk di Kabupaten Bone.

"Perkiraan kami peradaban yang saat ini semakin menipis bukan karena kurangnya fasilitas pendidikan, bukan karena tenaga pendidik yang tidak memadai tapi perkiraan kami adalah disebabkan oleh narkoba, ini ironis" ungkap Singkeru.

Ia juga mengatakan bahwa narkoba tidak tampak dan menyusup dalam pergaulan hingga kehidupan. Karena hal itu Forbes berkomitmen untuk mewujudkan zero narkoba.

"Narkoba itu tidak tampak, narkoba itu menyusup dalam pergaulan hingga kehidupan dan tidak memandang siapa kita. Untuk itu, kami mengajak seluruh lapisan agar membantu, mensupport kami wujudkan Kabupaten Bone Zero Narkoba " harapnya

Acara ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Ikrar Bersama "Ulu Adae Ri Tana Bone" terkait komitmen bersama untuk memberantas penyalagunaan dan peredaran narkoba di Kabupaten Bone.

Adapun tabliqh akbar pada acara tersebut dibawakan oleh Ustadz Andi ibrahim nurhidayatullah dan Dzikir bersama oleh ustadz Sayyid Dzulfikr Al - Aydrus.

Penulis : Abustan Abiy
Editor : Muh. Syakir
#Forbes Antinarkoba Bone #Peredaran Narkoba di Bone
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer