Muh. Syakir : Rabu, 03 Februari 2021 06:55
Bupati Lutra IDP meresmikan Sarana Prasarana DAK SMP TA 2020, Selasa (2/2/2021), di Desa Beringin Jaya, Baebunta Selatan.

LUTRA, PEDOMANMEDIA - Kabupaten Luwu Utara menerima jatah Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan sebesar Rp 34 miliar di 2021. Angka ini naik 19 persen atau sekitar Rp 6 miliar dibanding tahun lalu.

2020, Luwu Utara mendapatkan jatah DAK sebesar Rp 29 miliar. Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, berharap DAK Pendidikan ini dapat berkontribusi dalam upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Luwu Utara.

“Fokus kita ke depan adalah bagaimana DAK ini berkontribusi meningkatkan IPM yang sebagian besar ditentukan di sektor pendidikan, dan PR kita sekarang, bagaimana mencari semua indikator untuk meningkatkan IPM kita,” jelas Indah, saat meresmikan Sarana Prasarana DAK SMP TA 2020, Selasa (2/2/2021), di Desa Beringin Jaya, Baebunta Selatan.

Indah berharap, DAK ini nantinya fokus pada pembangunan ruang kelas baru (RKB) di semua tingkatan sekolah.

“Hal ini tentu menjadi fokus pengalokasian anggaran, tak hanya DAK, tapi juga DAU, karena ini terkait rata-rata lama sekolah. Saya mohon Dinas Pendidikan bisa melihat ini secara utuh dan memahami ketika kebijakan ini diambil,” terang dia.

Kenapa ini penting? Bupati beralias IDP ini beralasan bahwa dengan adanya penambahan RKB, maka akan berdampak pada peningkatan IPM di Luwu Utara.

“Jika DAK ini banyak ke RKB, maka bisa menampung lebih banyak siswa, sehingga ini akan betul-betul berdampak pada peningkatan IPM kita, khususnya di sektor pendidikan,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Jasrum, menyebutkan, rincian DAK Bidang Pendidikan untuk Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 34 Miliar adalah SMP Rp 23 Miliar, SD Rp 9 Miliar dan TK Rp 2 Miliar. “DAK kita tahun ini naik sekitar 19% dibanding 2020 kemarin,” ucap Jasrum. Peresmian Sarana Prasarana DAK 2020 ini juga dirangkaian dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) yang dipusatkan di UPT SMP 03 Baebunta Selatan.