JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Asnawi Mangkualam Bahar berpeluang mengisi slot utama di klub barunya, Ansan Greeners FC. Tim pelatih akan melihat proses adaptasi sang pemain dalam latihan perdananya 14 Fabruari nanti.
"Saya akan melihat perkembangannya. Saya berharap dia beradaptasi dengan cepat," ujar Pelatih Ansan Greeners FC, Kim Gil-sik.
Diakui Kim, Asnawi adalah tipikal yang ia inginkan. Asnawi adalah pemain dengan staying power tinggi dan memiliki stamina yang prima.
"Kami butuh dia di bek kanan. Saya sudah melihatnya bermain lewat video. Saya rasa dia bisa berbuat lebih di sini. Dia sisa menunjukkan daya saingnya," ucap Kim.
Asnawi sendiri dikabarkan telah berangkat ke Korea Selatan pada Kamis (28/1/2021) malam WIB. Asnawi akan menjalani karantina mandiri setiba di Korea Selatan lalu gabung latihan perdana bersama Ansan Greeners pada 14 Februari.
"Saya harus melihat dengan langsung bagaimana Asnawi bermain dengan tim kami, tapi semoga bisa cepat adaptasi," kata pelatih Ansan Greeners Kim Gil-sik, dikutip dari Youtube SG Sports TV.
"Pastinya akan ada persaingan dengan pemain lain di posisi yang sama. Jika dia menunjukkan kemampuan dengan baik, dia bisa jadi starter," ujarnya menambahkan.
Soal posisi, Kim Gil-sik mau memainkan Asnawi sebagai bek sayap di Ansan Greeners. Posisi ini memang jadi favorit Asnawi dalam tiga tahun terakhir.
Asnawi lebih dulu bermain sebagai gelandang bertahan di awal kariernya sebelum akhirnya ditempatkan sebagai bek kanan. Tapi, akhir-akhir ini ia memang sudah paten menjadi bek kanan, baik di level klub dan Timnas Indonesia.
"Ya saya akan menggunakan dia sebagai bek kanan daripada di tengah. Semoga dia bisa menunjukkan kemampuannya," ucap pelatih berusia 42 tahun.
"Asnawi adalah pemain yang memiliki kekuatan fisik dan punya kelebihan dalam menyerang. Saya rasa dia bisa bermain dengan baik di K-League 2," tuturnya.
Sebelumnya, ia juga mengungkap rencana mencarikan penerjemah demi memuluskan adaptasi Asnawi dengan Ansan Greeners FC.
"Soal masalah bahasa, di Kota Ansan ada banyak sekali orang Indonesia. Kami akan mencari penerjemah secepatnya untuk membantu tim dan Asnawi," kata Kim Gil-sik.