Minggu, 18 Agustus 2024 20:59

Sulbar Tanam 20 Ribu Mangrove, Wujud Nyata Lawan Pemanasan Global

Proses penanaman mangrove di Mamuju. (Foto: IST)
Proses penanaman mangrove di Mamuju. (Foto: IST)

Aksi ini dilakukan sebagai bagian dari peringatan HUT RI ke-79, dengan tekad melawan dampak pemanasan global.

MAMUJU, PEDOMANMEDIA Dalam rangka perayaan HUT RI ke-79, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar aksi penanaman 20 ribu mangrove di Pantai Ampallas, Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju pada Minggu (18/8/2024). 

Kegiatan bertema "Merdeka dari Ancaman Global Warming" ini turut melibatkan warga setempat, bersama dengan jajaran pemerintah dan forkopimda.

“Ini luar biasa, sehingga saya mengajak seluruh pimpinan forkopimda bersama-sama melakukan gerakan menanam mangrove. Mudah-mudahan kita bisa lakukan secara simultan, dan kita melakukan secara konsisten. Inilah wujud konkrit kecintaan kita pada bangsa ini,” ungkap Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin.

Baca Juga

Aksi menanam ini sebagai rangkaian perayaan HUT RI yang ke-79 dengan tema Merdeka Dari Ancaman Global “Warming” Pemanasan Global.

Bahtiar menjelaskan, menanam mangrove yang dilaksankan di beberapa titik, termasuk di Lingkungan Ampallas adalah upaya melindungi wilayah dari ancaman pemanasan global.

Sulbar sendiri, kata Bahtiar, kini memiliki 8.000 hektar mangrove.

“Hampir seluruh dunia sekarang pemasangan global luar biasa. Bahkan BMKG sudah memperkirakan pada 2050, akibat ancaman iklim seluruh dunia mengalami pemanasan global, tanaman bermasalah dan terjadi kerusakan tanaman. Maka dilakukan kesepakaran bahwa pemanasan global tidak boleh naik 1,4 namun naik 1,7 sehingga ini menjadi ancaman,” kata Bahtiar.

Atas ancaman tersebut, dunia telah sepakat mengusulkan salah satu pohon yang dianggap menjadi solusi ancaman global, yaitu Mangrove.

Penulis : Nober Salamba
Editor : Redaksi
#Pemprov Sulbar
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer