Redaksi : Rabu, 30 Oktober 2024 20:43
Herlianti dan ibunya saat menunggu di Poli Mata RSUD Lakipadada untuk melakukan kontrol.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Herlianti (35), seorang peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), mengungkapkan rasa syukur karena program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah membantunya mendapatkan layanan kesehatan tanpa biaya untuk operasi katarak ibunya.

Ibu Herlianti telah menderita penyakit mata tersebut selama bertahun-tahun, yang membuat penglihatannya terganggu hingga hampir kehilangan kemampuan melihat.

Saat ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah Lakipadada, Herlianti menceritakan bahwa kekhawatirannya semakin besar melihat kondisi ibunya yang semakin memburuk. 

Setelah konsultasi ke Puskesmas Tampo, sang ibu akhirnya dirujuk untuk operasi katarak di rumah sakit.

Meskipun awalnya ibu Herlianti merasa takut menjalani prosedur operasi, dengan dorongan dokter dan keluarga, ia akhirnya setuju untuk melanjutkan perawatan.

“Penyakit ini sudah lama ibu derita, penglihatannya mulai terganggu, bahkan hampir tidak bisa melihat. Setelah pemeriksaan, dokter menyarankan operasi, dan ibu sempat takut, tapi kami meyakinkannya,” ungkap Herlianti saat menunggu di Poli Mata RSUD Lakipadada.

Herlianti merasa sangat terbantu dengan Program JKN yang menanggung sepenuhnya biaya operasi tersebut.

Sebagai peserta PBI, yang iurannya ditanggung oleh pemerintah, ia tidak perlu khawatir tentang biaya operasi yang pastinya akan sangat mahal.

“Kalau bukan karena JKN, saya pasti akan kesulitan mencari biaya untuk operasi ibu saya. Untungnya ada JKN yang menjamin biaya pengobatan ibu saya sepenuhnya,” kata Herlianti dengan lega.

Selama menjalani proses pengobatan, Herlianti tidak mengalami kendala apapun dalam pelayanan, baik di Puskesmas maupun di RSUD Lakipadada. 

Menurutnya, pelayanan yang diberikan setara dengan pasien umum, dan ia merasa sangat puas dengan kemudahan yang diberikan.

“Sejauh ini kami tidak pernah mengalami kendala apapun. Semua layanan cepat dan mudah, dari Puskesmas sampai rumah sakit, semuanya sangat membantu,” ujarnya.

Di akhir percakapan, Herlianti mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Pemerintah Tana Toraja, yang berperan penting dalam memastikan keluarganya mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus khawatir soal biaya.

“Terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Pemerintah Tana Toraja. Berkat Program JKN, kami bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa beban biaya. Saya harap program ini terus ada dan memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia,” tutupnya.