PATBM Desa di Lutra Libatkan Anak dalam Kegiatan Kreatif Perayaan 17 Agustus
Salah satu tujuan kegiatan ini diadakan untuk mengampanyekan perlindungan anak yang berorientasi.
LUTRA, PEDOMANMEDIA - Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Desa di Lutra merayakan 17 Agustus dengan melibatkan anak-anak dalam berbagai kegiatan kreatif. PATBM desa setempat menggelar acara spesial memperingati kemerdekaan dengan semangat perlindungan anak.
“Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengampanyekan perlindungan anak yang berorientasi pada upaya perlindungan terhadap anak, khususnya di Luwu Utara,” ujar Kepala Desa Dandang, Haeruddin Jumain beberapa waktu lalu.
Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Perkumpulan Wallacea, Save The Children, dan PT MARS yang telah mendukung acara ini. Haeruddin menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan serupa pada perayaan-perayaan mendatang.
PATBM Desa yang paling menonjol adalah Desa Dandang di Kecamatan Sabbang Selatan, yang menyelenggarakan serangkaian kegiatan kreatif sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan.
Salah satu acara utama adalah Karnaval Jalan Sehat yang dimulai dari Kantor Desa Dandang menuju Lapangan Salukarondang, karnaval ini dipimpin langsung Kepala Desa Dandang, Haeruddin Jumain bersama istrinya. Acara ini diikuti dengan penuh antusias oleh anak-anak dan orang tua mereka, mengenakan atribut merah-putih, menambah kemeriahan suasana.
Di lapangan anak-anak langsung berpartisipasi dalam berbagai perlombaan. Haeruddin menyebutkan bahwa kegiatan ini adalah yang pertama kali dilakukan di desa mereka dengan melibatkan anak-anak secara langsung.
Dia juga menyampaikan terima kasih kepada perkumpulan Wallacea, Save The Children, dan PT MARS yang telah mendukung acara ini.
Haeruddin menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan serupa pada perayaan-perayaan mendatang.
Desa Putemata di Malangke juga menggelar kegiatan serupa dengan fokus pada edukasi hak anak.
Anak-anak dan orang tua berkumpul di Kantor Desa untuk mendengarkan pesan tentang pentingnya pemenuhan hak anak dan perlindungan anak.
Ketua PATBM Desa Putemata, Hardiansyah menegaskan komitmen mereka dalam membantu anak-anak dan perempuan korban kekerasan.
“Jangan takut melapor kalau menyaksikan tindakan kekerasan pada anak dan perempuan,” tegas Hardiansyah.
Manager Perkumpulan Wallacea, untuk Program Perlindungan Anak, Asrul menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi tentang PATBM dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak-hak anak.
“Kami mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan perlindungan anak di lingkungan mereka,” jelas Asrul.
Masalah perlindungan anak yang dicakup dalam kegiatan ini meliputi kekerasan fisik, penelantaran, kekerasan emosional, eksploitasi, dan kekerasan seksual. Selain itu, masalah pemenuhan hak anak seperti akta kelahiran, BPJS, Anak Tidak Sekolah (ATS), dan Kartu Identitas Anak (KIA) juga menjadi fokus utama.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan di beberapa desa lainnya, termasuk Batu Alang, Bone Subur, Buntu Torpedo, Bakka, Sepakat, dan Pincara.
"Acara di desa-desa lain mencakup lomba cerdas cermat, puisi tentang anak, serta lomba kreatif lainnya yang mempererat hubungan ibu dan anak,” pungkas Asrul.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
