ENREKANG, PEDOMANMEDIA - KPU Enrekang menggelar rapat pleno terbuka untuk menetapkan rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Enrekang. Rapat ini memastikan akurasi data pemilih menjelang pemilu 2024.
"Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memastikan data pemilih yang telah dicoklit oleh petugas Pantarlih dan telah diplenokan secara berjenjang oleh PPK dan PPS telah berjalan sesuai dengan ketentuan," jelas Ketua Divisi Data dan Perencanaan KPU Enrekang, Muh. Maswar BR, Sabtu (10/08/2024).
KPU Kabupaten Enrekang melaksanakan rapat pleno terbuka menetapkan rekapitulasi DPS yang dilaksanakan di Aula Sumber Kasih, jalan Emmy Saelan.
Rapat pleno ini dihadiri oleh PPK se-Kabupaten Enrekang, unsur Forkopimda, dan juga Bawaslu Kabupaten Enrekang.
Dalam pemaparannya Maswar menjelaskan bahwa rapat pleno ini bertujuan untuk memastikan akurasi data pemilih dan memfasilitasi proses pemilihan yang transparan.
Muhammad Maswar dalam kegiatan tersebut merincikan jumlah rekapitulasi DPS yang diplenokan oleh KPU Enrekang:
- Daftar pemilih laki-laki: 84.053
- Pemilih perempuan: 82.484
- Total: 166.537
- Yang tersebar di 497 TPS di Kabupaten Enrekang
Maswar juga menjelaskan bahwa hasil pleno ini kemudian akan diplenokan di tingkat provinsi nantinya.
"Kami berharap bahwa semoga data pemilih ini bisa menjadi atensi kita semua, termasuk Forkopimda, untuk mensukseskan pilkada serentak nantinya." bebernya.
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Enrekang berharap seluruh masyarakat Enrekang yang telah memenuhi syarat untuk memilih ini telah terdata untuk bisa menggunakan hak pilihnya nanti.
BERITA TERKAIT
-
Resmi! KPU Tetapkan Yusuf Ritangnga-Tenri Liwang Sebagai Bupati-Wabup Enrekang Terpilih
-
KPU: Muh Yusuf-Tenri Liwang Pemenang Pilkada Enrekang 2024
-
Mitra-Mahmuddin Akui Kemenangan Ucu-Liwang di Pilkada Enrekang: Kita Sudah Berjuang
-
Quick Count Pilkada Enrekang: Yusuf-Liwang 56,05%, Mitra-Mahmuddin 42,94%
-
Soal Bagi-bagi Migor Mitra-Mahmudin, Aktivis Kritik Akademi Unimen Baharuddin