TAKALAR, PEDOMANMEDIA - Sejumlah irigasi teknis di wilayah rawan kekeringan di Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, tak lagi menyimpam air sehingga petani kesulitan mengairi sawahnya. Akibatnya, kekeringan mengancam dua desa di wilayah itu.
Dua desa yang terancam kekeringan yakni Desa Moncong Komba dan Desa Kale Lantang. Di dua desa ini beberapa lahan persawahan juga terancam gagal panen.
Mentan Amran Sulaiman, pada kunjungan Kerjanya di kantor gubernur Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan pertanian. Kabupaten Takalar kebagian bantuan berupa 30 buah pompa 3 inci dan 5 bantuan reguler.
Plt Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Takalar, Ikbal menyampaikan saat ini telah memasuki musim kemarau. Sesuai prediksi BMKG, untuk mengantisipasi kemarau dan kekeringan di beberapa titik maka akan ditempuh beberapa langkah antisipasi.
"Salah satunya melalui BPP/penyuluh kami akan identifikasi luasan sawah yang potensial kekeringan karena penghentian aliran air oleh Pammukulu yang saat ini melakukan pengisian," terang Ikbal.
Kedua kata dia, melakukan koordinasi dengan balai terkait permasalahan kekeringan pada wilayah terdampak
"Dan ketiga melakukan percepatan program pompanisasi bantuan kementerian untuk antisipasi kekeringan," imbuhnya.
Penulis: Suhardiman
TAG
BERITA TERKAIT
-
Pemkab Takalar Raih WTP 2024, Bupati Dg Manye: Bukti Transparansi dan Akuntabilitas
-
Lapas Takalar Didominasi Napi Narkoba, Wabup Hengky Dorong Edukasi di Masyarakat
-
Wabup Hengky Yasin Lepas 259 JCH Takalar: Jaga Fisik dan Mental
-
Pemkab Usut Kasus 15 Siswa SD di Takalar Keracunan Usai Santap Makanan Bergizi Gratis
-
Pj Bupati Takalar Tambah Masa Jabatan 83 Kades Dua Tahun