Jumat, 19 April 2024 14:23

Program JKN Mudahkan Proses Pengobatan Tumor Lilya Natalya

Lilya Natalya dan ibundanya Neli B Datu, saat menceritakan pengalaman proses pengobatannya
Lilya Natalya dan ibundanya Neli B Datu, saat menceritakan pengalaman proses pengobatannya

Lilya menuturkan jika tidak ada iuran biaya sama sekal yang ia bayarkan selama proses pengobatan yang ia jalani. Ia dan seluruh keluarganya telah terdaftar dalam program JKN


TORUT, PEDOMANMEDIA - Lilya Natalya pelajar asal Torut ditemani sang ibu Neli B Datu, saat menunggu antrean di Rumah Sakit Lakipadada bercerita kejadian nahas yang menimpanya. Lilya menceritakan bagaimana kemudahan pengobatan tumor kepala yang dideritanya terbantu oleh program JKN BPJS kesehatan.

“Saya pernah terjatuh dari motor namun karena hanya luka lecet saja saya tidak memeriksakan diri ke dokter. Barulah sekarang ada keluhan pusing disertai sakit kepala, ternyata kata dokter ada tumor di kepala,” ungkap Lilya.

Rasa sakit kepala tersebut seringkali menganggu aktivitas sehari–harinya sebagai pelajar, dan mengharuskannya sering izin untuk kontrol atau istirahat. Dokter yang menangani juga memberikan beberapa obat, terutama obat pereda nyeri.

Baca Juga

Dengan didampingi ibu tercinta, dirinya saat ini rutin memeriksakan kondisi kesehatanya, sebelumnya tidak ada tanda–tanda sakit di kepala pasca jatuh dari motor. Dirinya bahkan mengaku tidak memeriksakan diri ke faskes saat kejadian tersebut karena saat itu kondisinya baik–baik saja.

“Pernah juga dirawat di Rumah Sakit Lakipadada selama beberapa hari, karena keadaan membaik maka saat itu diperbolehkan pulang, saya juga sudah beberapa kali rutin kontrol waktu kambuh sakit kepala. Semoga saja tidak parah dan bisa secepatnya sembuh seperti dulu, saya tidak ingin aktifitas belajar saya di sekolah nantinya terganggu,” kata Lilya.

Saat ditanya mengenai biaya berobat di rumah sakit, ia menuturkan tidak ada iuran biaya sama sekali. Ia dan seluruh keluarganya telah terdaftar dalam program JKN pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU).

“Bersyukur mempunyai BPJS kesehatan ini karena untuk biaya rumah sakit sudah ditanggung, jadi tidak akan menjadi beban untuk masalah biaya bagi orang tua saya. Semoga pelajar khususnya di Kabupaten Toraja Utara ini semuanya bisa terdaftarkan dalam program ini,” tutup Lilya

sementara itu ibunda Lilya mengatakan jika selama ini tidak ada kendala berobat sebagai pasien dari peserta JKN. Pelayanan dan fasilitas kesehatan yang didapat selama ini menurutnya sudah cukup baik.

“Dulu kami pikir mungkin kami pasien sebagai peserta BPJS kesehatan tidak terlayani dengan baik, namun teryata salah. Selama pengobatan tidak ada kendala yang berat, proses pendaftaran juga tidak berbelit–belit, seperti waktu dirawat di rumah sakit, kami langsung masuk UGD tanpa adanya rujukan dan cukup menunjukan KTP,” ungkap Neli.

 

 

Penulis : Nober Salamba
Editor : Redaksi
#BPJS Kesehatan #JKN #Pemeriksaan Kesehatan
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer