MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Anggota DPR RI Andi Yuliani Paris meminta agar Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini untuk turun langsung ke peristiwa gempa di Sulbar. Menurutnya, kehadiran Mensos sangat dibutuhkan.
Diketahui, gempa mengguncang Sulbar, Jum'at dini hari sekitar pukul 01.30 Wita berkekuatan 6,2 M dilaporkan menimbulkan beberapa kerusakan bangunan di Majene dan Mamuju. Tercatat 18 orang meninggal di Mamuju dan 9 orang di Majene.
BPBD Sulbar mencatat sudah ada 27 orang yang meninggal dunia. Diantaranya 18 orang di Mamuju dan 9 orang di Majene.
"Kehadiran Mensos dan BNPB sangat dibutuhkan masyarakat Sulbar. Saya kira sudah waktu yang sangat tepat untuk langsung blusukan di Sulbar, " ungkap AYP sapaan karibnya, Jum'at (15/1/2021).
Legislator Fraksi PAN itu mengatakan, bencana ini sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat. Mengingat, masyarakat di sana sangat membutuhkan bantuan logistik dan dukungan moril untuk masyarakat Sulbar.
"Saya turut berbelasungkawa atas kejadian yang menimpa masyarakat kita di Sulbar. Mensos dan BNPB jangan tunggu waktu. Secepatnya langsung turun ke lapangan," harapnya.
Ia menjelaskan, selain memberikan bantuan jangka pendek seperti pangan dan tenda karena masyarakat sekitar pantai sudah mulai mengungsi, Kemensos harus memberikan bantuan jangka panjang.
"Kemensos perlu membuat perencanaan tuk kebutuhan lain setelah gempa karena tentunya akan ada dampak terkait kesehatan (kebutuhan obat dan vitamin untuk meningkatkan imun) dan bantuan untuk belanja pangan," jelasnya.
BERITA TERKAIT
-
Program Listrik Gratis yang Digagas AYP Sudah Sentuh 3.200 Rumah Tangga di Wajo
-
Resmikan Saoraja Baso Paria, Bupati Wajo Puji Kontribusi Andi Yuliani Paris
-
380 Nelayan Bulukumba Terima Bantuan Mesin Bahan Bakar Gas
-
UMKM Wajo Siap Cetak Entrepreneur Baru, Amran Puji Peran AYP
-
Sisa 3.000 Rumah Tangga tak Teraliri Listrik di Wajo, Tuntas 2024