Kamis, 29 Februari 2024 15:51

Raih 7.000 Suara Tanpa Uang, Caleg PKS Makassar Berhasil Beri Pendidikan Politik ke Masyarakat

Ist
Ist

Komisi A DPRD Makassar berencana memanggil Bawaslu.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Caleg petahana daerah pemilihan (Dapil) III (Biringkanaya-Tamalanrea) DPRD Makassar, dari partai PKS Andi Hadi Ibrahim Baso, berhasil memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Hal ini dibuktikan dengan perolehan suara 7000 yang diraihnya tanpa modal uang di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 lalu.

"Alhamdulillah saya Caleg dapil 3 dari PKS, sekarang angka yang masuk saya secara C1 dan perhitungan di plano Kecamatan itu sudah tembus angka pribadi 7000 lebih dan saya bisa mengatakan bahwasanya selama ini kita memberikan pendidikan politik utamanya di Dapil saya itu berhasil," ujar Andi, Selasa (27/08/2024).

Baca Juga

Kepada awak media Andi mengungkapkan jika ia meraih sebanyak 7.000 ribu suara tanpa memberikan uang atau pun yang lainnya.

"Karena ya 7.000 lebih itu tidak ada satupun yang saya berikan uang apa dan sebagainya, tetapi murni memang suara-suara keikhlasan yang muncul di lapangan dan ini modal saya untuk banyak berkaca betapa pentingnya nanti pendidikan politik ya menjadi tugas kita bersama," ucap Andi.

Andi mengatakan, pemilu kali ini money politik dilakukan secara terang-terangan. Kerasnya pertarungan politik harusnya menjadi tamparan untuk Bawaslu dan Panwaslu memaksimalkan pengawasan, namun yang terjadi tidak demikian.

Olehnya pihak DPRD Makassar akan melakukan pemanggilan terkait banyaknya pelanggaran Pemilu yang jauh dari pantauan Bawaslu.

"Karena politik tahun ini memang agak keras dan sebenarnya menciderai dari pada proses demokrasi kita, tingginya angka ini tentu menjadi telah dan tamparan pada Bawaslu dan Panwaslu sebenarnya selama ini kerjanya apa dan sebagainya nah ini harus jelas oleh karena itu juga kami DPRD, "katanya.

Komisi A kata Hadi berencana untuk memanggil KPU, Bawaslu, Panwaslu terkait bagaimana pelaksanaan Pemilu dengan banyaknya indikasi money politik yang terjadi.

Diungkapkan Andi banyaknya petahana Caleg DPRD harus lengser diakibatkan tingginya money politik di lapangan

"Banyak juga di kalangan kami ya yang menjadi dewan itu harus lengser dikarenakan dengan tingginya angka money politik di lapangan, nah itu mungkin menjadi telaah dan alhamdulillah kami sendiri tidak ada yang kami bagikan dari aspek money politik tetapi suara juga bisa signifikan ya di lapangan, ini berarti bahwasanya ada yang memang sudah paham masalah proses yang baik dalam berdemokrasi, tetapi juga ya ada juga lebih banyak lagi yang tidak paham dari proses demokrasi yang ada di kota kita ini," tutup Andi.

 

Penulis : Nober Salamba
Editor : Rahma Amin
#PKS #DPRD Makassar #Pemilu 2024
Berikan Komentar Anda