Selasa, 06 Februari 2024 07:50

Penyelundupan 8 Ton BBM Bersubsidi Berhasil Digagalkan Polres Luwu Timur

Pihak Polres Luwu Timur saat ekspose kasus/Ist
Pihak Polres Luwu Timur saat ekspose kasus/Ist

Polisi mengamankan tiga terduga pelaku

LUWU TIMUR, PEDOMANMEDIA- Polres Luwu Timur berhasil menggagalkan upaya pengiriman Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ke Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Sulawesi Tengah (Sulteng).

Gudang penyimpanan BBM bersubsidi itu terbongkar di Desa Pekaloa, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, yang terletak sekitar 60 kilometer dari Kecamatan Malili (Ibu Kota Kabupaten Luwu Timur).

Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Luwu Timur berhasil menemukan 251 jerigen berukuran 30 liter yang berisi pertalite, serta tiga jeriken berukuran 30 liter yang berisi solar.

Baca Juga

Wakapolres Luwu Timur, Kompol Syamsul P saat menggelar konferensi pers di Aula Mapolres Luwu Timur, Senin, (05/02/24) menyebut, totalnya setara dengan lebih dari 8 Ton BBM bersubsidi yang berhasil diamankan pada Selasa (30/01/24).

Operasi penyidikan ini menunjukkan keberhasilan aparat kepolisian dalam menindak tegas praktek ilegal yang merugikan negara, khususnya dalam peredaran BBM bersubsidi.

Terbongkarnya gudang penyimpanan menjadi bukti konkret dari upaya bersungguh-sungguh pihak berwenang untuk memelihara ketertiban dan keadilan di sektor energi, serta melindungi hak-hak masyarakat untuk mendapatkan BBM bersubsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“BBM bersubsidi ini dikumpulkan pelaku dari sejumlah SPBU yang ada di Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Wajo," ujar Syamsul kepada awak media.

Diceritakan Syamsul, saat penggerebekan dilakukan, pihaknya menemukan tiga orang lelaki masing-masing berinisial HB, RM alias MN, dan ZL.

Meskipun mengamankan tiga terduga pelaku, namun Syamsul menekankan pihaknya belum menetapkan tersangka.

“Kita belum menetapkan tersangka. Dari tiga orang (yang diamankan) masih diperiksa sebagai saksi,” Syamsul menuturkan.

Sekadar informasi, penyeludupan BBM bersubsidi tersebut kabarnya sudah lama dilakukan. Sasaran jualannya ke pedagang eceran.

"BBM ini dijual ke pengecer di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah,” ungkapnya.

Kanit Tipidter Polres Luwu Timur, Ipda Mubin yang juga hadir pada konferensi pers itu memberikan keterangan lebih rinci.

Mubin bilang, terduga pelaku menjual BBM bersubsidi tersebut dengan harga Rp400 ribu setiap jerigen.

Selain itu diungkapkan Mubin, terduga pelaku juga mengaku telah bolak balik sebanyak lima kali ke Konawe Utara dan Morowali.

“Jadi BBM ini dibawa menggunakan mobil pikap. Ada tiga unit mobil pikap yang digunakan. Kendaraan ini kita amankan di Polsek Towuti sebagai barang bukti. Sementara barang bukti BBM dititip di SPBU yang ada di kecamatan Towuti,” kata Mubin.

Ditegaskan Mubin, pihaknya akan melakukan gelar perkara dalam waktu dekat untuk menetapkan tersangka. “Kita masih mau ambil keterangan ahli lalu gelar perkara,” kuncinya.

Penulis : Aldi
Editor : Rahma Amin
#Polres Luwu Timur #Penyelundupan BBM Subsidi
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer