Muh. Syakir : Sabtu, 03 Februari 2024 15:33
Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Pj Bupati Jeneponto Junaedi Bakri, meninjau Pasar Sentral Karisa Jeneponto.

JENEPONTO, PEDOMANMEDIA - Harga pangan di Kabupaten Jeneponto mulai normal meski sebagian komoditas masih fluktuatif. Cabai rawit yang sempat menembus Rp50 ribu per kilogram, kini turun Rp20 ribu.

Hal tersebut diketahui setelah Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Pj Bupati Jeneponto Junaedi Bakri, meninjau Pasar Sentral Karisa Jeneponto, Sabtu, 3 Febuari 2024. Dalam kunjungannya, Bahtiar menyempatkan berbincang dengan para pedagang.

Bahtiar menerima laporan dari pedagang bahwa harga harga mulai normal. Hanya cabai keriting yang masih cukup mahal.

"Berapa harga cabai rawit sekarang, Bu," tanya Bahtiar kepada salah seorang pedagang, Kanang.

"Alhamdulillah sudah turun, sudah Rp20 ribu saat ini, tapi cabai keriting masih mahal. Rp40 ribu sekarang," kata Kanang.

Namun, kata Kanang, stok cukup banyak. Meski sedikit mahal, cabai rawit tersedia lumayan banyak. Termasuk komoditi lain seperti kentang, bawang merah dan bawang putih.

"Alhamdulillah yang lain seperti bawang merah dan bawang putih masih murah harganya. Begitu juga sayur-sayuran," lanjutnya.

Sementara itu, pedagang daging kuda di Pasar Sentral Karisa, Azhar, menjelaskan, saat ini harga daging kuda masih di Rp170.000 per kilogramnya. Sementara untuk tulang-tulangnya, satu ekor kuda mencapai Rp4-5 juta.

"Kalau tulang tidak dijual per kiloan, tapi langsung dijual satu ekor itu mulai Rp4 juta sampai Rp5 jutaan harganya saat ini. Khusus untuk dagingnya, perkilonya Rp170 ribuan," jelasnya.