Prabowo Ungkit 2 Kali Dikalahkan Jokowi: Tapi Saya Menang di Sulsel
Indonesia diberikan kekayaan yang sangat melimpah dan luar biasa. Namun kekayaan-kekayaan itu sering diambil oleh bangsa-bangsa lain.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto menghadiri temu relawan Sulawesi Selatan di GOR Sudiang Makassar, Jumat (02/02/2024). Di momentum itu Prabowo mengungkit kembali 2 kali dikalahkan Jokowi di Pilpres, namun ia selalu menang di Sulsel.
"Luar biasa semangat saudara-saudara hari ini terima kasih, terima kasih atas dukungan rakyat Sulsel kepada Prabowo Subianto sejak bertahun-tahun mendukung saya dan percaya sama saya. Dan sampai sekarang masih percaya sama. Terima kasih," ujar Prabowo, di depan puluhan ribu relawannya, Jumat (02/02/2024).
Kata Prabowo dirinya dua kali mengalami kekalahan saat bersaing dengan Jokowi, namun dirinya menang di Sulsel.
"Memang dua kali saya kalah sama pak Jokowi tapi saya selalu menang di Sulsel," ucapnya.
Ia lalu memuji orang Sulsel sebagai pribadi yang tangguh dan berani.
"Saudara-saudara saya mantan prajurit dan selama pengabdian saya di tentara saya melihat prajurit-prajurit berasal dari Sulsel, adalah prajurit-prajurit yang tangguh. Prajurit-prajurit yang berani. Memang rakyat Sulsel berani-berani, tangguh-tangguh, dan tidak pernah menyerah, dan punya sifat setia sampai terakhir," ucap Prabowo.
Prabowo, mengingatkan sisa 12 hari lagi masyarakat akan menghadapi tugas yang besar. Kata dia, rakyat Indonesia tidak boleh salah pilih karena masa depan Indonesia ada di tangan rakyat.
"Saudara-saudara sekalian 12 hari lagi kita menghadapi tugas yang besar, tugas sebagai warga negara, 12 hari lagi tanggal 14 Februari setiap warga negara akan melaksanakan kedaulatan rakyat. Kedaulatan ada di tangan rakyat. Karena itu rakyat Indonesia tidak boleh salah pilih, karena salah pilih berarti mungkin tidak hanya 5 tahun tetapi bertahun-tahun masa depan kita nanti tidak akan kuat," kata Prabowo.
Dikatakan Prabowo, Indonesia diberikan kekayaan yang sangat melimpah dan luar biasa. Namun kekayaan-kekayaan itu sering diambil oleh bangsa-bangsa lain.
"Saudara-saudara sekalian kita mengerti, kita paham bahwa negara kita diberi karunia oleh yang Maha Kuasa, kekayaan yang berlimpah-limpah, kekayaan yang luar biasa. Tetapi kadang-kadang pemimpin-pemimpin kurang berani, kurang pandai untuk menjaga kekayaan-kekayaan itu, kekayaan-kekayaan itu sering diambil oleh bangsa-bangsa lain," ujarnya.
"Presiden Joko Widodo melanjutkan pendahulu-pendahulu kita, kita juga siap melanjutkan garnisnya presiden Joko Widodo. Kita koalisi Indonesia maju tidak mau lagi memberi, menjual kekayaan kita murah-murah kepada bangsa lain," ucapnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
