Sopir Kembali Keluhkan Stok BBM di SPBU Tator: Pagi-pagi Sudah Habis
Pengisian BBM menggunakan jeriken diakuinya, itu pernah terjadi. Namun sekarang semua pengisian dengan jeriken disetop.
TATOR, PEDOMANMEDIA - Para sopir kembali mengeluhkan tidak normalnya stok BBM subsidi di SPBU Tana Toraja. Mereka mengaku kerap antre berjam-jam, namun tak kebagian bahan bakar.
"Pagi-pagi sudah habis. Kadang jam 9 sudah tidak ada lagi BBM," ujar Edi, salah seorang sopir saat antre di SPBU Mengkendek, Selasa (16/1/2024).
Edi mengaku tidak tahu penyebab tidak normalnya jatah BBM subsidi. Ia curiga ada pengepul BBM yang membuat jatah jatah subsidi untuk masyarakat habis diborong.
"Kita minta aparat penegak hukum bersama dengan dinas yang terkait turun lapangan mengawasi stok BBM. Kasihan kami yang tidak kebagian jatah," ujar Edi.
Sementara itu manejer SPBU Mengkendek, Erni yang ditemui mengaku juga sempat ditegur Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung terkait pengisian BBM menggunakan jeriken. Diakuinya, itu pernah terjadi. Namun sekarang semua pengisian dengan jeriken disetop.
"Kami tidak layani lagi masyarakat yang mau ambil BBM menggunkan jeriken. Soalnya kami sempat dipanggil bupati. Makanya kami hentikan sekarang," kata Erni.
Sementara itu salah satu oknum pengepul yang dihubungi mengaku masih kerap menerima jatah BBM subsidi di SPBU Mengkendek. Ia membeberkan, ada uang yang ia setorkan ke SPBU untuk bisa menerima jatah BBM subsidi.
"Semuanya sudah diaturkan di sana kami juga ada ji setoran di sana. Intinya semuanya dapat. Sudah dulu ya saya mau jalan ini," ungkap salah satu pengepul.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
