Selasa, 16 Januari 2024 15:05

Dapil Bulukumba-Sinjai Sengit, ini Hitung-hitungan Arum Spink Lolos ke DPRD Sulsel

Arum Spink
Arum Spink

Menurut Pipink, pemilih Bulukumba dan Sinjai untuk level calon provinsi amat selektif.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Calon Anggota DPRD Provinsi Sulsel dapil 5 Bulukumba-Sinjai, Arum Spink mulai tancap gas menuju pileg. Politisi Partai NasDem itu, mengaku punya hitung-hitungan untuk meraup suara di hari-hari terakhir kampanye.

"Kita hanya mengondisikan jejaring dan penggerak yang telah terbentuk, memberikan polanya lalu masuk poin utamanya yakni mengajarkan pencoblosan dengan simulasi surat suara," kata Arum Spink kepada PEDOMANMEDIA, Selasa, 16 Januari 2023.

Pria yang lebih akrab disapa Pipink ini mengemukakan, APK (alat peraga kampanye) yang dibuat semata-mata untuk menyampaikan ke publik bahwa ia maju sebagai calon dan sekaligus menyosialisasikan nomor urutnya.

Baca Juga

Sebab hasil riset yang disampaikan ke dia, menyebutkan bahwa tingkat keterkenalannya sudah baik. Olehnya ia ingin mengonversinya ke tingkat kesukaan.

"Itulah kenapa kami menggunakan APK yang berbasis rumah," kata Pipink, yang juga mantan anggota DPRD Provinsi Sulsel dua periode.

Menurut Pipink, pemilih Bulukumba dan Sinjai untuk level calon provinsi amat selektif. Ia pun menilai bahwa pemilih amat kritis melihat kompetensi dan kapasitas calon yang akan dipilih.

"Karena itu, mereka akan memilih yang diyakini bisa memperjuangkan dua Kabupaten ini. Dan kami percaya diri bisa bersaing di level itu," jelasnya.

Pipink lebih jauh mengaku akan fokus pada program bantuan keuangan ke Bulukumba dan Sinjai, di mana menurutnya beberapa tahun terakhir sangat kurang.

Bagi dia, Bulukumba dan Sinjai tidak bisa mengandalkan PAD (pendapatan asli daerah) semata.

"Karena itu, bentuk kontribusi nyata, kami akan mengerahkan kemampuan untuk bisa mengembalikan bantuan keuangan yang lebih besar lagi agar bisa menyokong pembangunan di Bulukumba dan Sinjai," terang Pipink.

Diketahui, Arum Spink merupakan Anggota DPRD Sulsel periode 2014-2019, dan 2019-2024. Hanya saja, politisi berlatar aktivis-pengusaha ini, memutuskan maju sebagai kontestan Pilkada Bulukumba 2020 dan mundur sebagai anggota DPRD.

Kini, ia kembali masuk ring kontestasi Pileg 2024. Ia pun dinilai punya kans yang baik di internal Partai NasDem.

Ia bersaing ketat dengan petahana Partai NasDem Mizar Roem, hingga Wakil Ketua DPRD Bunda Hj Aminah Syam yang naik level jadi caleg provinsi.

Sebelumnya juga, Manajer Strategi dan Operasional Jaringan Suara Indonesia (JSI), Nursandy Syam mengatakan bahwa Mizar-Pipink merupakan figur kuat di internal partai NasDem Dapil 5 Sulsel. Meski begitu, figur lain juga patut diwaspadai.

"Pertarungan di internal NasDem bukan hanya melibatkan Mizar-Pipink, tetapi caleg lain juga tetap perlu diperhitungkan," kata Nursandy Syam kepada PEDOMANMEDIA, pada Desember 2023 lalu.

Menurut Nursandy Syam, keduanya punya strategi masing-masing. Tapi kata dia, yang terpenting dilakukan dalam pergerakannya mereka tidak saling mengiris agar potensi penambahan kursi bisa terjadi.

Sebab, rivalitas keduanya bisa memberi keuntungan bagi partai NasDem di Dapil 5 Sulsel. Keberadaan keduanya, bersama caleg lainnya turut memberi insentif elektoral bagi peningkatan partai NasDem dalam menambah kursi.

"NasDem punya potensi menambah kursi, andai pergerakan caleg-caleg yang dimiliki massif di sisa waktu yang ada," kata Nursandy Syam.

Ia berpendapat lebih dalam bahwa APK yang massif dipasang oleh Mizar Roem, merupakan langkah yang tepat dalam membangun euforia dirinya di tengah upayanya meraih dukungan pemilih.

Namun kata Nursandy lagi, Arum Spink punya popularitas. Sebab itu, ia kelihatannya lebih cenderung memanfaatkan media sosial untuk kepentingan sosialisasinya.

"Dalam kontestasi Pileg, pemasangan APK di ruang publik tak selalu sejalan dengan hasil di TPS. Arum Spink tentu punya formulanya sendiri dalam menyikapi iklim kompetisi yang dihadapi," jelas Nursandy Syam.

Pakar politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Sukri Tamma berpandangan bahwa pertarungan antara Mizar Roem dan Arum Spink, akan sangat seru jika dilihat dari sejarah rivalitasnya di 2019, di mana pemenang saat itu adalah Arum Spink.

Namun kata dia, suara Arum Spink di Pileg 2019 lalu, tak serta merta akan sama pada Pileg 2024 mendatang. Tetapi, hasil 2019 itu tetap menjadi potensi untuk bisa dikonversi menjadi suara di 2024 karena pernah diraih sebelumnya oleh Arum Spink.

"Masalahnya sekarang, posisi Arum Spink bukan lagi petahana. Sementara sekarang Mizar Roem sebagai anggota legislatif, tentu punya ruang untuk mengakses semua wilayah di dapil 5 Sulsel," ungkap Sukri Tamma.

Dengan demikian, ia memprediksi bahwa Mizar sedikit lebih diuntungkan. Sehingga dua hal sekaligus bisa dilakukan oleh Mizar, yaitu menunjukkan kinerjanya sebagai anggota dewan, serta membangun imej untuk bersosialisasi.

"Jadi pertarungan ini sangat menarik, untuk melihat siapa sebenarnya pemenang sejati. Tentu juga dengan memperhatikan kandidat lain, karena kandidat lain juga berupaya maksimal, dan itu akan mempengaruhi konstalasi," terang Sukri Tamma.

Sementara, Sekretaris DPW Partai NasDem Sulsel Syaharuddin Alrif memilih hemat bicara. Ia menuturkan, skema kembalinya Arum Spink, serta masuknya Wakil Ketua DPRD Bulukumba Hj Aminah Syam dan beberapa caleg kuat lainnya merupakan upaya untuk menambah kursi.

"Untuk dapat kursi banyak," singkatnya ketika dikonfirmasi.

Penulis : Saiful
Editor : Muh. Syakir
#Arum Spink #Pileg 2024
Berikan Komentar Anda