Sabtu, 13 Januari 2024 17:28

Mentan Amran Ungkap Indonesia di Ambang Kekurangan Pangan: Kita Lampu Kuning

Bupati Wajo Amran Mahmud menjemput Mentan Amran Sulaiman.
Bupati Wajo Amran Mahmud menjemput Mentan Amran Sulaiman.

Tiga tahun ke depan kita optimis sanggup mengembalikan Indonesia menjadi negara yang swasembada pangan

WAJO, PEDOMANMEDIA - Menteri Pertanian Amran Sulaiman berkunjung ke Kabupaten Wajo, Sabtu (13/1/2024). Amran secara terbuka mengungkap kondisi Indonesia yang tengah di ambang kekurangan pangan.

Ia menyebut Indonesia sedang di garis kuning. Ini adalah alarm untuk segera berbenah agar bisa mengembalikan swasembada pangan RI seperti 3 atau 4 tahun lalu.

"Kondisi pangan di dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja, termasuk Indonesia. Indonesia masuk negara dalam garis kuning, terancam kekurangan panga," ucapnya.

Baca Juga

Menurut Amran, 2017 sampai tahun 2020 Indonesia swasembada pangan.

Kondisi ini harus dikembalikan dengan membenahi seluruh perangkat pertanian.

"Tiga tahun ke depan kita optimis sanggup mengembalikan Indonesia menjadi negara yang swasembada pangan," ujarnya.

Amran Sulaiman berjanji untuk membantu percetakan sawah baru di Kabupaten Wajo.

"Pak Bupati silakan ajukan ke Pak Dirjen untuk percetakan sawah," ujarnya.

Diketahui, Andi Amran Sulaiman berkunjung ke Wajo menggunakan helikopter yang mendarat di Lapangan Merdeka Sengkang. Bupati Wajo Amran Mahmud bersama Forkopimda menjemput di Lapangan Merdeka dan bersama-sama ke lokasi acara yaitu Stadion Andi Ninnong.

Kunjungan kerja Amran Sulaiman di Kabupaten Wajo untuk menghadiri Temu Teknis Perkebunan. Ini adalah kunjungan perdana Andi Amran ke Kabupaten Wajo sejak dilantik kembali menjadi Menteri Pertanian oleh Presiden Jokowi.

Bupati Wajo, Amran Mahmud menyampaikan selamat datang sekaligus apresiasi kepada Menteri Pertanian atas kunjungannya di Kabupaten Wajo.

"Selamat datang Bapak Menteri Pertanian di Kabupaten Wajo. Di awal pemerintahan saya tahun 2019 beliau berkunjung ke Wajo dan Alhamdulillah diakhir pemerintahan saya, kami kembali ketemu. Semoga membawa kemakmuran bagi Wajo dan provinsi Sulsel, " ucapnya.

Amran Mahmud menyebut Pertanian merupakan sektor unggulan yang dapat menggerakkan sektor ekonomi lainnya. Wajo mampu meningkatkan 23 persen hasil pertanian, tertinggi di Indonesia dengan produksi menghampiri 1 juta ton yaitu 954 ribu ton.

Ini menandakan, lanjut ketua Orari Lokal Wajo ini, para petani Wajo mampu menjadi pejuang kehidupan.

"Terima kasih setinggi - tingginya kepada Pak Menteri bersama jajaran Kementerian Pertanian yang terus memberikan semangat kepada petani khususnya perkebunan berkelanjutan di Wajo," jelasnya.

Ketua DPD PAN Wajo ini mengurai, luas areal pertanian di Kabupaten Wajo sekitar 101 ribu ha dan luas areal perkebunan 55 rb Ha. Perkebunan di Wajo membutuhkan atensi untuk meningkatkan produksi pertanian termasuk alat pertanian.

Ketua ICMI Wajo ini juga mengakui bahwa Amran Sulaiman adalah Pelopor pertanian yang membawa modernisasi pertanian di Indonesia. Diapun berharap kehadiran Menteri Pertanian menjadi momentum untuk membawa keberkahan bagi petani di Wajo.

"Semoga momentum ini menjadi ibadah dan membawa kemaslahatan bagi kita semua, "harapnya.

 

Editor : Muh. Syakir
#Mentan Amran Sulaiman #Pemkab Wajo
Berikan Komentar Anda