Kamis, 11 Januari 2024 23:25

Nenek Korban Peluru Nyasar di Makassar Alami Trauma: Cemas, Pusing hingga Muntah

Nenek N korban peluru nyasar di Makassar/Ist
Nenek N korban peluru nyasar di Makassar/Ist

N mengaku masih sulit untuk berjalan dan masih merasakan sakit

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA- Lansia berinisial N korban peluru nyasar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah kembali ke rumahnya di Lorong 3, Jl AR Dg Ngunjung, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo.

Nenek 61 tahun itu telah berada di rumahnya pada Rabu (10/1/2023) kemarin, pasca operasi pengangkatan proyektil peluru di pahanya dan dirawat intensif di rumah sakit (RS) selama empat hari, sejak hari Minggu.

Ditemui dikediamannya, kondisi korban masih terlihat lemah, belum pulih total, tampak pahanya pun masih masih terbalut perban.

Baca Juga

"Masih sakit saya rasa tapi ada obat dikasih. Tapi masih sakit lain-lain ku rasa, bahkan biasa sakitnya naik di perutku," kata N saat ditemui awak media di rumahnya, Kamis (11/1/2024).

Pasca operasi pengangkatan peluru yang bersarang di pahanya, N mengaku masih sulit untuk berjalan dan masih merasakan sakit pada pahanya.

Bahkan untuk berdiri atau pun berpindah tempat ia terpaksa harus dipapah oleh suaminya, Muh Tahir (64). N bahkan mengalami tanda-tanda trauma berat akibat insiden itu.

Hal ini berdasarkan pengakuannya yang merasakan kegelisahan dan cemas setiap malam ketika akan tidur, dan rasa sakit dari lukanya yang belum sembuh. N bahkan kerap muntah.

"Belum ada tidurku ini, tidak bisaka tidur juga. Makan juga tidak bisa, setiap ada saya telan pasti keluar lagi, seringka muntah dan pusing kalau baring," terangnya.

Sementara M Tahir berharap istrinya masih tetap bisa dirawat di RS hingga kondisinya betul-betul sudah pulih secara normal. Namun terpaksa harus keluar dari RS Bhayangkara lantaran masa berlaku BPJS-nya telah selesai.

"Sebenarnya kita ini belum mau pulang (dari RS) karena masih butuh perawatan. Masih sakit dirasa ibu," tandasnya.

Kendati demikian, ia berharap pihak kepolisian segera mengungkap kasus yang menimpa istrinya dan berharap ada bantuan dari pihak kepolisian dan pemerintah setempat untuk pengobatan istrinya pasca keluar dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar.

"Sekarang kan sudah ditangani polisi, harapan kami bagaimana proses polisi sehingga masalah ini tuntas (terungkap)," harapnya.

Penulis : Aldi
Editor : Rahma Amin
#Peluru Nyasar #RS Bhayangkara
Berikan Komentar Anda