MAKASSAR, PEDOMANMEDIA- Calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Sinjai Provinsi Sulsel dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), Nursanti dilapor ke polisi atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan.
Pelapor sendiri merupakan seorang pengusaha asal Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, bernama Junaidi (47). Junaidi resmi melaporkan Nursanti ke Polda Sulsel oleh pada 18 September 2023.
Dijelaskan Junaidi, kasus yang dialaminya berawal saat diajak oleh rekannya melakukan investasi dalam bidang usaha pertambangan nikel milik Nursanti di wilayah Kabupaten Morowali.
Junaidi lalu memberikan uang senilai kurang lebih Rp 1 miliar kepada Caleg tersebut dengan iming-iming bakal dikembalikan dengan jumlah yang lebih besar.
Perjanjian pinjaman uang itu dilakukan dengan Nursanti pada November 2022 lalu. Saat itu, Nursanti disebut bakal mengembalikan dana Junaidi dalam jangka hanya sebulan.
"Awal mulanya ada pekerjaan tambang di Morowali, dia bilang dana 1 miliyar bisa menghasilkan Rp 3 miliyar, saya bilang kalau memang jelas yah kenapa tidak," ujar Junaidi di kediaman kerabatnya di Kota Makassar, Sulsel, pada Selasa (9/1/2024).
Mendengar iming-iming itu, Junaidi pun tidak berpikir panjang dan bersepakat untuk memberikan pinjaman modal kepada Nursanti. Ditambah, Nursanti disebut juga bakal menjaminkan dua unit mobil mewahnya untuk Junaidi.
"Saya pergi survei (lokasi tambang). Berhubung saya di luar (daerah) jaminan mobil itu tidak saya ambil tapi berbunyi dalam surat perjanjian itu mobil marcy dan alphard. Disitu berbunyi apabila dalam jangka satu bulan tidak membayar maka mobil ini jadi jaminan," jelas Junaidi.
Nursanti kata Junaidi hingga kini tidak punya itikad baik, hingga terpaksa membawa kasus ini ke ranah hukum. "Sampai sekarang tidak ada kejelasan. Tidak ada kepastian. Saya sudah sering menagih, sudah dijanji beberapa kali, tapi dipermainkan," ungkapnya.
Terpisah, Caleg DPRD Sinjai Nursanti angkat bicara ihwal laporan dugaan penipuan dan penggelapan yang dilayangkan Junaidi terhadapnya. Kata dia, selama ini dirinya sudah berupaya melakukan itikad baik.
"Dia (Junaidi) kan bekerja di tambang saya, itu kan kerjasama, rugi untungnya itu tidak bisa orang bagaimana. Kita sudah berniat baik kok," singkat Nursanti.
BERITA TERKAIT
-
Dasco Jawab Soal Gerindra-NasDem Merger: Ini Isu dari Mana
-
Wacana Gerindra-NasDem Gabung Menguat, Saan: Belum Dibahas Internal
-
Aktivis: Polda Sulsel Harus Tangkap Owen
-
Polda Sulsel-BNN Diminta Usut Dugaan Aliran Duit Bandar Narkoba Owen ke Bupati Torut
-
Laksus Laporkan Kongkalikong 9 Tender Proyek di Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulsel