Senin, 08 Januari 2024 23:53

Pemuda yang Tewas Diserang OTK di Makassar, Ditemukan Duduk Bersimbah Darah di Depan Pintu

Ilustrasi/Int
Ilustrasi/Int

Helm milik pelaku yang tertinggal di lokasi kejadian kini dijadikan barang bukti

MAKASSAR, PEDOMAN MEDIA- Kerabat korban penyerangan yang menyebabkan Alwi Fadli tewas di tangan orang yang tidak dikenal (OTK) Sudarma (33) menceritakan, detik-detik dirinya melihat Alwi harus kehilangan nyawa akibat dianiaya.

"Saya tadi itu sementara tidur, terus dengar orang teriak di luar. Minta tolong, jadi saya cepat-cepat mi keluar," kata Sudarma saat dikonfirmasi wartawan, Senin malam.

Sudarma bilang, saat membuka pintu dia sudah melihat kondisi Alwi Fadli bersimbah darah dan duduk di tengah jalan depan rumahnya.

Baca Juga

Bahkan, saat Sudarma melihat peristiwa itu, pelaku seorang diri ini kembali hendak menyerang Alwi Fadli yang sudah dalam keadaan tidak berdaya.

"Pas saya keluar buka pintu, si korban sudah jatuh duduk di depan motor ku yang terparkir depan rumah. Begitu si pelaku masih mau maju, saya langsung teriak. Begitu saya teriak, pelaku langsung pergi, lari ke motornya," ucapnya.

Sudarma menjelaskan, Alwi Fadli baru setahun lebih tinggal di lokasi itu. Dia tinggal bersama sang kekasih yang merupakan keponakan Sudarma.

"Korban ini, pacaran sama keponakanku, sama keponakanku tinggal di depan, kos-kosan. Kesehariannya korban, tidak bagaimana ji, senangji di rumah. (tidak pernah mempunyai masalah) setahuku ini anak baik sekali kasihan," bebernya.

Sudarma menuturkan bahwa, saat melarikan diri OTK tersebut tidak membawa helmnya. Barang bukti itu pun kini sudah diamankan di Mapolsek Biringkanaya untuk proses penyelidikan.

"Saya tidak perhatikan ciri-cirinya pelaku, helmnya sudah ada diambil sama Polsek sebagai barang bukti karena tertinggal," ungkapnya.

Diketahui peristiwa nahas yang menimpa Alwi Fadli itu terjadi di kawasan Perumahan Bukamata Residence, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulsel, pada Senin (8/1/2024) pagi tadi.

 

Editor : Rahma Amin
#Penyerangan #OTK
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer