MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Kota Makassar menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2023 menjadi Rp1,5 triliun. Kepala Bapenda Makassar Firman Hamid Pagarra menilai angka itu cukup realistis meski harus dibarengi kerja keras.
Dimana tahun 2022 lalu yang berada di angka Rp1,3 triliun. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar Firman Hamid Pagarra di Makassar menegaskan optimis meraih bahkan over target PAD tahun ini.
Mantan Kabag Humas Pemkot ini mengatakan peningkatan target PAD Makassar karena pada tahun sebelumnya target telah berhasil dilampaui.
"Saat ini progresnya sampai Oktober ini sudah mencapai Rp1 triliun lebih," ungkap Firman, Senin (6/11/2023).
"Kita terus berupaya untuk melanjutkan tren positif pada tahun 2023. Terkhusus memenuhi target penerimaan pajak Rp1,8 triliun," ujarnya.
Firman Pagarra juga meyakini penerimaan pajak pada tahun 2023 ini masih akan meningkat. Hal ini seiring dicabutnya kebijakan pembatasan sosial PPKM.
Disamping itu, Bapenda Makassar akan memperkuat sinergitas antar stakeholder terkait penerimaan pajak dan retribusi. Begitu juga dengan sosialisasi pajak.
“Kita akan perkuat lagi dan terus mengimbau kepada masyarakat untuk taat pajak," tambah dia.
Adapun PAD Makassar disumbangkan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (PHTB) yang merupakan jenis pajak terbesar dari semua jenis pendapatan.
BERITA TERKAIT
-
Bapenda Makassar Pamer Prestasi: Optimistis PAD 2025 Tembus Rp2 Triliun
-
Bapenda Makassar Optimistis Raup PAD Rp2 Triliun di Akhir 2025
-
Viral Pegawai Bapenda Makassar Kampanyekan INIMI, Pjs Wali Kota Diminta Selidiki
-
Hadir di F8 Makassar, Bapenda Gandeng BI Permudah Layanan Pembayaran PBB
-
Danny Pomanto Tantang Bapenda Makassar Catat Rekor Pencapaian PAD di 2024