Ada Item Fiktif di Proyek Gereja Sion Panglulukan Torut, ini Penjelasan Dinas PUPR
Pekerjaan yang fiktif itu anggarannya telah dikembalikan ke kas negara pada tanggal 10 Mei 2023
TORUT, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menemukan adanya item pekerjaan fiktif dalam proyek pembangunan Gereja Toraja Jemaat Sion Panglulukan. Proyek ini dianggarkan dari APBD 2022 dengan nilai kontrak Rp721 juta.
Proyek Gereja Toraja Jemaat Sion Panglulukan dikerjakan oleh CV Arya Pratama Konstruksindo. Saat ini dilaporkan progresnya telah elesai 100% pada tanggal 16 Desember 2022.
Proyek juga telah dibayarkan 100% dari nilai kontrak. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan dokumen, ditemukan item pekerjaan fiktif yang tercantum dalam kontrak tersebut. Yaitu tidak dipasangnya rel lipat dan engsel dengan anggaran sebesar Rp11.357.925,00.
Menurut Raveni Olivia Cristina selaku PPK, jenis pekerjaan yang dinilai fiktif itu tidak dikerjakan karena anggaran yang direncanakan sebelumnya tidak sesuai dengan harga yang ada di pasaran pada saat pekerjaan dilaksanakan.
"Tidak dikerja mi pak itu engsel dan rel karena mahal harganya. Tidak sesuai dengan harga yg dianggarkan jadi setelah diperiksa terpaksa anggarannya dikembalikan pak", ungkap Raveni kepada PEDOMANMEDIA.
Kepala Dinas PUPR Toraja Utara, Paulus Tandung menegaskan bahwa pekerjaan yang fiktif itu anggarannya telah dikembalikan ke kas negara pada tanggal 10 Mei 2023 oleh Rianto Simon Tato selaku Pelaksana Kegiatan pada CV APK.
"Sudah disetorkan rekanannya tanggal 10 Mei rupanya", ungkapnya lewat pesan WA.
Saat berita ini rilis, PEDOMANMEDIA berusaha untuk meminta tanggapan melalui pesan WhatsApp ke Rianto Simon Tato tetapi tidak direspons.
Penulis: Niel
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
