Jumat, 06 Oktober 2023 14:38

Zelensky Bocorkan Rencana Rusia: Akan Serang Eropa setelah Taklukkan Ukraina

Volodymyr Zelensky
Volodymyr Zelensky

Presiden Prancis Emmanuel Macron pun mengatakan Ukraina dapat terus mengandalkan dukungan dari Eropa.

KYIV, PEDOMANMEDIA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membocorkan rencana jahat Rusia terhadap Eropa jika mereka memenangi perang di Ukraina. Kata Zelensky, Kremlin akan menyerang satu persatu negara Eropa.

Zelensky, yang menghadiri pertemuan puncak Komunitas Politik Eropa di Spanyol, juga mengatakan dia tetap yakin akan kelanjutan bantuan keuangan Amerika Serikat dan Eropa meskipun ada "badai politik" di Washington dan negara-negara lain.

Dalam pidatonya yang emosional, Zelensky menggambarkan bagaimana anak-anak Ukraina di kota Kharkiv belajar dari jarak jauh atau menghadiri kelas di stasiun kereta bawah tanah karena serangan udara.

Baca Juga

"Sampai ada sistem pertahanan udara yang efektif, anak-anak tidak bisa bersekolah," katanya pada pertemuan di kota Granada, Spanyol, dikutip kantor berita Reuters, Jumat (6/10/2023).

Zelensky mengatakan bahwa dengan memberikan peralatan militer tambahan ke Ukraina, negara-negara Eropa dapat membantu memastikan bahwa "drone, tank, atau senjata Rusia lainnya tidak akan menyerang siapa pun di Eropa".

"Kita tidak boleh membiarkan (Presiden Rusia Vladimir) Putin menggoyahkan belahan dunia lain dan mitra kita untuk menghancurkan kekuatan Eropa," kata Zelensky.

"Kehadiran Rusia, militer atau proksinya di wilayah negara lain merupakan ancaman bagi kita semua. Kita harus bekerja sama untuk mendorong Rusia keluar dari wilayah negara-negara lain," imbuh pemimpin Ukraina itu.

Pertemuan di Granada memberikan kesempatan kepada para pemimpin seperti Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Olaf Scholz dan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak untuk menyatakan kembali komitmen mereka terhadap Ukraina, setelah gejolak politik di AS dan Eropa menimbulkan pertanyaan tentang kelanjutan dukungan.

Perselisihan di antara mayoritas Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat telah memperumit negosiasi anggaran. Ini mendorong Presiden AS Joe Biden, seorang Demokrat, beralih dari keyakinan bahwa kesepakatan akan dibuat mengenai bantuan Ukraina, menjadi menyatakan keprihatinan secara terbuka.

Dukungan di Eropa juga tampak kurang solid setelah mantan Perdana Menteri pro-Rusia Robert Fico memenangkan pemilu di Slovakia akhir pekan lalu, dengan janji mengakhiri bantuan militer ke Ukraina.

Zelensky mengaku prihatin namun optimistis dengan dukungan yang berkelanjutan.

"Situasi dengan Amerika Serikat berbahaya, ini adalah masa yang sulit," katanya.

Dia menambahkan: "Saya pikir Amerika Serikat dan Eropa akan bersama-sama dengan Ukraina dan kita akan bersama-sama keluar dari krisis ini."

Ketua Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengatakan blok tersebut sedang mengerjakan paket Ukraina senilai 50 miliar euro untuk tahun 2024-2027, dan menambahkan bahwa ia "sangat yakin" mengenai kelanjutan bantuan AS untuk Kyiv.

Presiden Prancis Emmanuel Macron pun mengatakan Ukraina dapat terus mengandalkan dukungan dari Eropa.

"Ada komitmen yang sangat dalam dan sangat kuat karena kita semua tahu bahwa kita sedang membicarakan Eropa dan kemungkinan besar perdamaian abadi di benua kita," katanya.

Editor : Muh. Syakir
#Perang Rusia Ukraina
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer