Lusa "Jam Malam" di Makassar Berakhir, Akankah Rudy Perpanjang?
Pembatasan jam malam terbukti mampu sedikit menekan interaksi warga. Sehingga kasus penyebaran juga menurun secara otomatis. Karenanya, Rudy melihat perlu mempertimbangkannya kembali.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Lusa dinihari, pemberlakuan pembatasan jam malam akan berakhir. Ada opsi memungkinkan diperpanjang. Bagaimana, Pak Rudy?
Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin menyebut, pembatasan jam malam bisa saja diperpanjang. Alternatif ke arah sana sedang dikaji dengan pertimbangan memburuknya penyebaran Corona pascalibur akhir tahun.
"Kita lihat nanti kasusnya. Sebulan inikan naik. Jadi kita tunggu kajian apa bisa atau tidak (perpanjangan jam malam)," paparnya, Jumat (1/1/2021).
Pembatasan jam malam kata dia terbukti mampu sedikit menekan interaksi warga. Sehingga kasus penyebaran juga menurun secara otomatis. Karenanya, Rudy melihat perlu mempertimbangkannya kembali.
Rudy juga sudah memberi penegasan tak mengizinkan adanya aktivitas yang memicu kerumunan. Termasuk pesta nikah. Jika masih terjadi ia meminta agar dibubarkan.
Beberapa objek yang dikenakan jam malam seperti fasilitas umum, warung makan sejak 24 Desember dibatasi beraktivitas hingga pukul 19.00. Kebijakan ini berlaku sampai 3 Januari.
"Kita lihat angkanya nanti. Kalau naik kita harus siap melakukan langkah pembatasan yang lebih panjang. Saya rasa itu menjadi opsi paling mungkin kita tempuh sekarang," jelasnya.
Rudy menjelaskan, pembatasan ini tentu berefek pada ekonomi. Akan ada sebagian orang yang dirugikan.
"Tapi itu kita lakukan demi keselamatan bersama. Ancaman pandemi masih sangat rentan. Itu pilihannya," ucap Rudy.
Dalam empat pekan, kurva kasus Corona di Makassar meningkat melampaui kenaikan pada Oktober dan November. Hingga nyaris status Makassar kembali ke zona merah.
Hasil penelusuran dan test yang gencar dalam sebulan terakhir mendeteksi kenaikan kasus hampir di atas rata-rata. Muncul beberapa klaster baru di perkantoran. Sejumlah instansi sejak pekan lalu juga menghentikan pelayanan manual karena ditemukan beberapa positif Corona.
Rudy mengatakan, untuk mencegah memuncaknya kasus, maka secepatnya dilakukan swab massal. Kedua, perayaan Tahun Baru harus dicegah. Makassar juga mencatat klaster baru Corona pada beberapa instansi. Di Satpol PP Makassar lebih dari 60 orang terinfeksi.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
