Survei Capres Saiful Mujani: Jika Anies Maju, Ganjar akan Menangkan Pilpres 2024
Dalam simulasi 3 bakal calon presiden, dalam sebulan terakhir, Ganjar cenderung menguat.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Saiful Mujani Research and Consulting merilis hasil survei nasional Pilpres 2024. Dari beberapa skema simulasi yang dilakukan, menghasilkan kecenderungan berbeda.
Simpulan pertama, jika tiga pasangan Capres bertarung, yakni Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, maka pemenangnya adalah Ganjar Pranowo. Akan tetapi pada skema lain, jika terjadi head to head antara Prabowo vs Ganjar, maka Prabowo berpotensi jadi pemenang.
Survei menyebutkan, jika pemilihan presiden diadakan ketika survei 31-11 Agustus 2023, ada tiga nama yang mendapat dukungan paling signifikan: Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.
Bila yang bersaing hanya tiga nama tersebut, Ganjar mendapat dukungan 35,9%, secara statistik seimbang dengan Prabowo yang mendapat dukungan 33,6% (selisih suara kurang dari 2x moe). Anies di posisi ketiga dengan dukungan 20,4%. Tetapi ada 10,1% yang belum menentukan pilihan.
Selanjutnya, jika yang bersaing hanya dua nama antara Ganjar vs Anies, Ganjar mendapat dukungan 49,6%. Unggul signifikan atas Anies yang mendapat dukungan 32,8%. Yang belum tahu sekitar 17,6%.
Bila yang bersaing hanya Prabowo vs Anies, Prabowo mendapat dukungan 52%. Unggul signifikan atas Anies yang mendapat dukungan 30,2%. Yang belum tahu sekitar 17,8%.
Jika yang bersaing hanya Ganjar vs Prabowo, Ganjar mendapat dukungan 41,5%. Seimbang dengan Prabowo 44,5% (selisih suara antara keduanya tidak signifikan secara statistik, selisih kurang dari 2x moe). Yang belum tahu 13,9%.
Disebutkan Saiful Mujani Research and Consulting, dalam simulasi 3 bakal calon presiden, dalam sebulan terakhir, Ganjar cenderung menguat. Sementara Prabowo dan Anies cenderung melemah, dan yang belum memilih jumlahnya sedikit berkurang,
"Dan semua ini membuat Ganjar naik cukup signifikan (5,1%), menjadi seimbang dengan Prabowo (perbedaan di bawah 2x moe 1,6%), dan Anies tertinggal signifikan," tulisnya.
Survei ini juga mencatat, dalam 2 tahun terakhir, dari Mei 2021 ke Agustus 2023, pada simulasi 3 nama dukungan kepada Ganjar naik dari 25,5% menjadi 35,9%. Sementara Prabowo stagnan dari 34,1% menjadi 33,6%, dan Anies cenderung turun dari 23,5% menjadi 20,4%.
Dalam jangka waktu yang lebih pendek, dukungan kepada Ganjar menguat setelah ia dideklarasikan sebagai capres dari 33,2% di awal April 2023 menjadi 39,2% di awal Mei 2023 (naik 6%), namun kembali turun sampai survei pertengahan Juli 2023 menjadi 30,8% kKemudian kembali menguat pada survei terakhir awal Agustus Ini menjadi 35,9%. Sementara itu Prabowo menguat dari 31,5% di awal April 2023 menjadi 37,8% di pertengahan Juli 2023, kemudian turun di survei awal Agustus ini menjadi 33,6%.
Dukungan pada Anies cenderung melemah dari 24,2% di awal April 2023 menjadi 20,4% di survei awal Agustus 2023 ini. Dukungan kepada Ganjar cenderung lebih solid dibanding Prabowo dan Anies.
Dalam simulasi 3 nama, sekitar 69% dari pemilih Ganjar menyatakan kecil kemungkinan berubah pilihan (pemilih kuat), sedikit lebih tinggi dibanding pemilih Prabowo (67%) dan Anies (64%).
Sementara dalam simulasi 2 nama, ada 72% dari pemilih Ganjar yang kecil kemungkinan berubah pilihan (pemilih kuat), lebih tinggi dibanding pemilih Prabowo (65%).
Metodologi Survei
Populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Sampel basis 3710 responden dipilih secara random (stratified multistagea random sampling) dari populasi tersebut dengan jumlah yang proporsional.
Oversample dilakukan di provinsi-provinsi kecil sehingga jumlah sampel tiap provinsi minimal 100 responden. Total sampel akhir adalah 5000 responden.
Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 4260 atau 85%. Sebanyak 4260 responden ini yang dianalisis.
Margin of error survei dengan jumlah sampel tersebut secara nasional diperkirakan +/- 1.65% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling.
Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check).
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
