Rabu, 23 Desember 2020 08:03

Ribuan Militer Dikirim ke Papua, Theo: Ini Mempercepat Kemerdekaan Papua Barat

Theo Hesegem
Theo Hesegem

Kehadiran militer di Papua dalam skala besar justru mendorong percepatan Papua Merdeka. Kebijakan ini kata Direktur Eksekurif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, bukan mengamankan, tetapi diselimuti agenda pendekatan militer.

PAPUA, PEDOMANMEDIA - Pengiriman 4.850 pasukan TNI Ke Papua untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru menuai reaksi. Kebijakan militerisasi ini justru dianggap akan mempercepat kemerdekaan Papua Barat.

Tokoh HAM Papua, Theo Hesegem mengatakan, kehadiran militer di Papua dalam skala besar justru mendorong percepatan Papua Merdeka. Kebijakan ini kata Direktur Eksekurif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, bukan mengamankan, tetapi diselimuti agenda pendekatan militer.

"Papua merdeka bukan hanya diperjuangkan oleh orang Papua saja tetapi pemerintah pusat juga ikut membantu orang Papua untuk merdeka, melalui pengiriman militer ke Papua," ujar Theo kepada PEDOMANMEDIA, Rabu (23/12/2020).

Baca Juga

Menurut Theo, Papua merdeka bukan orang Papua saja yang berjuang. Namun melalui pengiriman pasukan juga adalah bagian dari perjuangan.

"Pemerintah pusat juga ikut membantu  mempercepat proses Papua Merdeka, dengan cara menghadirkan militer dalam jumlah banyak di Tanah Papua. Satu hal yang perlu kita ketahui bahwa militer hadir di Papua karena diangap masyarakat Papua adalah OPM, Separatis, KKB, KKSB, teroris, tikus-tikus hutan, monyet dan lain-lain," jelas Theo. 

Tetapi lanjutnya, seluruh dunia tidak memakai isu-isu di atas. Mereka tahu kata Theo, bahwa OPM berjuang untuk penentuan nasib sendiri.

Karena itu Theo menilai pendekatan militer bukan pilihan bijak. Menurutnya, ada pendekatan yang lebih arif yang semestinya bisa ditempuh.

Sebelumnya, dilansir kompas.tv Edisi: 22 Desember 2020 dikabarkan bahwa sebanyak 4.850 prajurit TNI dikirim ke Papua untuk mengamankan situasi menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021.

"4.850 personel tersebar di seluruh wilayah Papua mem-back up Polda Papua," kata Letkol Reza pada Selasa (22/12/2020).

Reza mengatakan, Kodam XVII Cenderawasih akan tetap menggelar patroli baik yang bersifat rutin ataupun insidentil dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2021.

Penulis : Jackson Ikomou
Editor : Muh. Syakir
#Papua Merdeka #TNI
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer