Jusrianto : Rabu, 16 Desember 2020 14:44
Bupati Bone Fashar Padjalangi.

BONE, PEDOMANMEDIA - Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi mengingatkan masyarakat agar menghindari berjabat tangan dan cium pipi kanan (cipika) serta cium pipi kiri (cipiki) saat pandemi ini. Sebab, Rumah Sakit (RS) penuh dan kasus Covid-19 di Sulsel khususnya di Kabupaten Bone menunjukkan peningkatan.

Hal tersebut disampaikan Bupati via pesan berantai di Grup WhatsApp pada Selasa 15 Desember 2020 sekira pukul 22:52 Wita. Selain itu, disampaikan juga lewat Website resmi Pemkab Bone.

Bupati dua priode itu menyampaikan, dengan segala rendah hati mengimbau kepada seluruh warga Bone tercinta untuk senantiasa berhati-hati dan mengikuti protokol kesehatan. Kasus Covid, disebutnya semakin menjadi-jadi setiap hari semakin bertambah.

Ia juga menyebutkan, RS Rujukan dan Hotel Covid-19 di Makassar sudah penuh, sehingga pasien dari daerah tidak bisa lagi dirujuk ke Makassar karena ditolak. Tidak ada lagi tempat di Makassar.

"Untuk itu, saya ingatkan semua untuk selalu berhati-hati. Kalau tidak penting, lebih baik di rumah," tulisnya.

"Jangan sama sekali tidak pakai masker, harus setiap saat cuci tangan pakai sabun atau setiap 20 menit pakai hand sanitizer, hindari kontak atau salaman, apalagi cipika cipiki. Usahakan jaga jarak, hindari duduk berdekatan, dan hindari kerumunan," lanjutnya.

"Ini jangan dipandang remeh, Naudzubillah Min Dzalik. Semoga Allah SWT melindungi kita semua, mohon menjadi perhatian, Allahu Akbar," lanjutnya lagi.

Sementara itu, Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bone drg Yusuf melaporkan kasus Covid-19 per Selasa 15 Desember 2020 pukul 20.00 Wita, yakni total konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bone sebanyak 635 kasus, dengan rincian sembuh 464 orang, meninggal 12 orang, dan dirawat 159 orang.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap komitmen disiplin menjalankan protokol kesehatan dan berdoa kepada Allah SWT semoga pandemi ini segera berakhir.