Gandeng Unicef, Pemkab Takalar Bahas Solusi Anak Putus Sekolah
Takalar punya potensi dan masyarakat mendukung hal tersebut mulai dari pola pikir dan pola tindak.
TAKALAR, PEDOMANMEDIA -Penjabat Bupati Takalar Setiawan Aswad membuka workshop dan bimbingan teknis Pasti Beraksi di Aula Dinas Pendidikan Takalar, Sabtu (28/1/2023). Bimtek ini membahas solusi dalam menekan angka anak putus sekolah dan anak tidak sekolah (ATS).
Bimtek turut menghadirkan perwakilan USAID sebagai pemateri. Pemkab Takalar sendiri terbilang konsen dalam isu ini mengingat masih tingginya angka anak putus sekolah.
Dalam sambutannya Pj Bupati Takalar menyampaikan bahwa ini langkah pertama menjadikan Takalar best practice dalam penanganan anak tidak sekolah dan PAUD di Sulawesi Selatan. Ini menjadi sangat penting karena Takalar punya potensi dan masyarakat mendukung hal tersebut mulai dari pola pikir dan pola tindak mulai dari desa, kecamatan, kabupaten sampai provinsi hingga tingkat internasional.
"Oleh karena itu kita turut melibatkan lembaga internasional Unicef. Karena Unicef dan JICA sudah bekerja sama menyusun PAUD Holistik Integratif (HI) ala Sulawesi Selatan. Dan kita lihat Takalar ini sangat potensial. Olehnya itu, saya sangat berharap kita bersama-sama mengakselerasi ini," jelas Setiawan Aswad.
Ketika Takalar menjadi best practice, lanjut Pj Bupati maka akan menggerakkan ekonomi kolaboratif yang turut menggerakkan roda perekonomian mulai dari transportasi, wisata, kuliner dan kebudayaan.
"Kita juga sedang mempersiapkan tudang sipulung Takalar menuju Geopark Nasional yang akan kita gulirkan, kemudian dari sektor pendidikan momentum nya ada, bagaimana kita menuntaskan anak putus sekolah dengan melibatkan Forkopimda," jelas Setiawan.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
