NABIRE, PEDOMANMEDIA - Pleno hasil Pilkada Nabire Papua di distrik Siriwo terjadi keributan karena diduga ada manipulasi. Bahkan saksi Paslon nomor urut 2, Mesak Magai-Ismael Jamanudin meminta pemungutan suara ulang (PSU) di distrik Siriwo.
Sekitar 20 menit Warga adu mulut di ruangan pleno. Tingkat penyelenggara juga adu mulut di ruangan pleno. Proses perhitungan tidak berlanjut. Saksi Paslon nomor urut 2 meminta penyelenggara segera menggelar PSU.
Saksi mandat Paslon nomor urut 2, Tedi Magai mendesak penyelenggara tingkat atas untuk melakukan PSU dari tingkat TPS.
"Banyak terjadi manipulasi. Penyelenggara hanya melakukan pencoblosan sepihak. Masyarakat tidak dilibatkan hak pilihannya dan melaksanakan musyawarah dan mufakat bersama. Kami nyatakan segera melakukan pemungutan suara ulang," tegasnya.
Pada kesempatan itu, saksi Paslon nomor 2 melakukan pencopotan data rekapan sebagai bentuk protes atas tindakan sewenang yang dilakukan oleh penyelenggara tingkat TPS.
BERITA TERKAIT
-
2 Pelaku Money Politics yang OTT di Pilkada Nabire Diancam 12 dan 24 Bulan Penjara
-
Tim Paslon Frans-Bro Desak Kasus OTT di Pilkada Nabire Segera Dituntaskan
-
Alasan Puluhan Kepala Suku Desak Pilkada Ulang di Nabire: Kecurangan Masif
-
Forum Masyarakat Adat dan Nusantara Desak Pilkada Nabire Diulang
-
Dinilai Banyak Kecurangan, Paslon Nomor 3 Pilkada Nabire Bakal Mengadu ke MK