Setiawan Aswad Sah Jabat Pj Bupati Takalar, Sudirman: Banyak PR Berat
Ia juga berharap, Setiawan dapat melaksanakan tugas dengan adil dalam menjalankan roda pemerintahan.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melantik Setiawan Aswad sebagai Penjabat (Pj) Bupati Takalar. Pelantikan berlangsung di Baruga Karaeng Pattingalloang, Makassar, Kamis (22/12/2022).
Setiawan menggantikan Syamsari Kitta yang resmi mengakhiri masa jabatannya, Kamis hari ini. Setiawan akan menjabat pj hingga 2024.
"Atas nama Presiden Republik Indonesia, dengan mengucapkan syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa, Allah Subhanahu Wa Ta'ala, atas rahmat dan taufiknya pada hari ini Kamis, tanggal 22 Desember 2022, Saya Gubernur Sulawesi Selatan atas nama presiden republik Indonesia dengan ini resmi melantik saudara Dr. Setiawan Aswad, M.Dev.,Plg. sebagai Penjabat (Pj) Bupati Takalar berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia," ucap Andi Sudirman.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan masyarakat mengucapkan selamat bekerja dan sukses kepada Setiawan Aswad sebagai Penjabat (Pj) Bupati Takalar," ungkapnya.
Andi Sudirman pun memberikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Takalar Periode 2017-2022, Syamsari Kitta dan Ahmad Dg Se're. Ia mengatakan, Syamsari dan Ahmad dg Se're telah menunjukkan dedikasi dan pengabdiannya selama ini.
"Alhamdulillah tentu kita ucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Syamsari, yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan maksimal di Kabupaten Takalar," bebernya.
Sementara kepada Setiawan, Sudirman mengingatkan ada tugas berat yang menanti ke depan.
"Banyak PR berat yang menanti. Anda memikul amanah untuk bekerja bagi rakyat Takalar. Memberi yang terbaik untuk membawa pada kesejahteraan," kata Sudirman.
Ia juga berharap, Setiawan dapat melaksanakan tugas dengan adil dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Harapannya dengan amanah yang dijalankan dengan baik menjadi Pj Bupati, mampu membawa Takalar lebih baik termasuk melanjutkan pembangunan, memperbaiki kehidupan sosial dan keagamaan, keamanan dan ketertiban, kesejahteraan, kestabilan politik serta adaptif terhadap kondisi yang dihadapi atas pandemi, menjaga inflasi dan peka terhadap kebutuhan masyarakat," jelasnya.
