Muh. Syakir : Selasa, 15 November 2022 13:30
Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman membagikan benih mandiri kepada petani.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi padi Sulsel akan naik menjadi 5,4 juta ton di akhir 2022. Jumlah tersebut tumbuh 250.384 ton jika dibandingkan tahun sebelumnya.

BPS mencatat, Sulsel menjadi daerah produsen padi terbesar keempat di Tanah Air. Sulsel berada di bawah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Prediksi BPS Pusat ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data yang terinput pada Agustus 2022, maka jumlah produksi pertanian padi di Sulsel sudah mencapai 3.334.869 ton. Untuk masing masing proyeksi pada September-Desember 2022 proyeksi produksi padi di Sulsel akan mencapai 2.006.151 ton GKG.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Imran Jausi mengatakan, ada dua hal yang menjadi pemicu peningkatan produksi pertanian di Sulsel. Pertama, karena musim tanam yang didukung dengan cuaca yang baik. 

Lalu kedua, adanya intervensi pemerintah dengan program benih mandiri yang berkualitas. Program ini dinilai telah menyentuh sampai ke pelosok.

“Benih mandiri yang memang berkualitas ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam proses peningkatan produksi padi di Sulsel,” ujar Imran Jausi, Selasa (15/11/2022) di Makassar.

Dia mengatakan, program benih mandiri yang diberikan secara cuma cuma kepada masyarakat petani melalui kelompok tani sudah dirasakan benar manfaatnya oleh masyarakat petani di Sulsel.

“Banyak pengakuan masyarakat petani, produksi pertanian mereka meningkat tajam karena benih mandiri ini. Akan kita teruskan program ini,” ujar Imran Jausi.