Muh. Syakir : Selasa, 08 November 2022 13:01
Tower jaringan 4G di Desa Alinge, Bone.

BONE, PEDOMANMEDIA - Uji coba tower jaringan internet 4G di Desa Tea Musu (Alinge) Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone dimulai pada Senin malam (7/11/2022). Beragam cerita mewarnai uji coba ini.

Mulai dari komentar senang lantaran jaringan 4G di ponselnya tiba-tiba penuh. Tapi ada juga yang menyebut jaringan masih lemah di beberapa titik. Masih ada dusun yang mengalami blank spot sehingga masih sulit untuk jualan online.

"Belum sampai (jaringan 4G) di rumahku. Mudah-mudahan nabikin bagus lagi (diperkuat dan diperluas jangkauan jaringan) biar sampai di rumahku. Biar bisaka kasian mabbalu online," ungkap Is nama samaran kepada PEDOMANMEDIA.

Hal senada disampaikan Rustang Erang dan Anti. Ia mengatakan, jaringan 4G di Dusun Cappa Bulu belum bisa dinikmati oleh warga. Mereka berharap jaringan dapat segera dibenahi agar bisa menjangkau warga di dusun tersebut.

Daerah blank spot juga disampaikan warga di sebagian Dusun Watang Alinge, Mallimpoe dan Todda Bonga. Sementara di area dekat tower jaringan disebut sudah full jaringan namun terkadang hilang dan lemah saat berselancar di dunia maya.

Berdasarkan informasi yang diterima warga setempat, pengaktifan tower jaringan 4G masih dalam tahap uji coba. Ke depan akan ada pembenahan agar jaringan memiliki jangkauan lebih luas dan kuat.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Tea Alinge bakal menikmati jaringan berteknologi 5G. Informasi ini beredar di masyarakat seiring adanya aktivitas pengerjaan di tower jaringan selular di desa tersebut, Jumat (22/7/2022).

"Insya Allah bulan Agustus seluruh masyarakat Tea Musu bisa mi na nikmati jaringan 4G/5G/Telkomsel," ungkap salah seorang warga setempat.

Sementara itu, warga lainnya menyebut jaringan yang diaktifkan akan bertahap. Dalam waktu dekat diprediksi akan diaktifkan jaringan 4G sekaligus persiapan untuk aktifkan jaringan 5G.

Belum diketahui dari mana warga desa mendapatkan informasi terkait akan diaktifkannya jaringan 4G/5G di desa tersebut. Hingga berita ini dirilis pihak provider atau operator belum berhasil dikonfirmasi.

Terkait hal tersebut, Staf Teknis Bidang Teknologi Informasi Dinas Kominfo Bone Yudi mengaku belum mengetahui informasi akan diaktifkannya jaringan 4G/5G di tower jaringan tersebut.

"Kalau terkait itu (aktivasi jaringan 5G) kami belum ada koordinasi dari pusat," ungkap Yudi saat dikonfirmasi kepada PEDOMANMEDIA, Jumat (22/7) Sore.

Kendati demikian, ia tidak menampik kemungkinan akan aktifnya jaringan berteknologi 5G di Desa Tea Musu tersebut. Apalagi saat ini ada aktivitas pengerjaan di tower itu.

Warga desa Alinge sangat senang akan adanya aktivitas pengerjaan di tower jaringan desa tersebut. Terlebih adanya informasi bakal diaktifkan jaringan berteknologi 4G/5G.

Beberapa tahun silam, salah satu operator jaringan selular sempat beroperasi di tower jaringan tersebut hingga akhirnya tidak lagi bisa dinikmati masyarakat desa.

Saat itu, di sebagian besar wilayah desa, belum tersentuh sinyal jaringan telkomunikasi (blank spot). Sehingga akses masyarakat akan internet atau informasi menjadi sangat terbatas.

Bahkan, keluhan blank spot ini sudah beberapa kali disampaikan di musyawarah perencanaan pembangunan desa, untuk disampaikan ke pihak terkait, agar ditindaklanjuti. Hingga akhirnya saat ini telah aktivasi jaringan 4G.