Kamis, 03 November 2022 08:31

Terungkap Dugaan Kecurangan Rekrutmen Panwascam Tator, Bawaslu: Cuma Salah Input

Kantor Bawaslu Tator.
Kantor Bawaslu Tator.

Terjadi keanehan dalam pengumuman resmi hasil tes tertulis di halaman Facebook Bawaslu.

TA, PEDOMANMEDIA – Bawaslu Tator mengakui kesalahan dalam panwascam untuk Pemilu 2024. Namun demikian, tak fatal, dan bisa diperbaiki.

“Sepengetahuan saya itu, karena murni di dalam penginputan nomor peserta. Secara kronologis itu sudah sesuai dengan yang ditetapkan berdasarkan penilaian dan keputusan yang diambil pada rapat pleno,” ujar Muhammad Zuhud, Koordinator Hukum, Pencegahan, Parmes dan Humas Bawaslu Tator, saat ditemui di ruang kerja, Rabu (02/11/2022).

Zuhud menyebutkan, data yang diinput itu mengalami kesalahan. Namun telah di-take down.

Baca Juga

“Ini tetapi di awal penginputan, itukan segera di-take down lalu kemudian di buatkan berita acara dan kemudian di buatkan yang baru,” ujarnya.

Zuhud mengatakan, seperti itu manusiawi.

“Itu namanya manusia, manusia yang secara teknis saya tidak tahu di mana. Karena waktu itu saya lagi, secara pribadi saya lagi dalam perjalanan, saya waktu itu tidak ada di Toraja,” beber Zuhud.

Menurutnya, yang menangani adalah Pokja. Pokja menangani secara teknis mulai dari tahapan rekrutmen hingga pleno. Dan itu melibatkan komisioner.

“Pokja yang menangani mulai dari seluruh tahapan rekrutmen. Pokja ini yang bertanggung jawab terhadap proses administrasi dan teknis,” ungkap Zuhud

“Harapan tentunya kami kan, ini menjadi pembelajaran bahwa kehati-hatian itu penting, teliti itu penting, mungkin juga cermat dalam melihat sebuah administrasi, sehingga itu tidak menyebabkan kesimpangsiuran. Pemahaman informasi kepada Publik, itu menjadi catatan penting buat kami bahwa penting itu menjaga kecermatan dan ketelitian,” ungkapnya.

Sementara itu salah satu eks peserta calon panwascam yang enggan dimediakan mengatakan bahwa ada beberapa indikasi kecurangan dalam proses rekrutmen. Di antaranya saat tes wawancara ada nama yang tidak lulus saat tes tertulis, tapi pada saat tes wawancara nama tersebut tiba-tiba lulus.

"Inikan aneh. Masa tidak lulus tes tertulis tapi bisa ikut tes wawancara," katanya.

Selain itu juga terjadi keanehan dalam pengumuman resmi hasil tes tertulis di halaman Facebook Bawaslu. Di mana ada satu kecamatan yang sengaja disembunyikan.

"Dalam pengumuman resmi hasil tes tertulis Kecamatan Mengkendek dihilangkan dari pengumuman. Dari semua kecamatan yang ada di Tana Toraja, terdapat 2 kecamatan yang terindikasi adanya kecurangan dan ketidakprofesionalan Bawaslu Tana Toraja," paparnya.

Kecamatan yang dimaksud adalah Kecamatan Mengkendek. Di mana semua nama dan nomor peserta yang dinyatakan lolos sebagai panwascam itu berbeda. Lalu kedua Kecamatan Masanda, di mana nomor peserta 731831-17 yang dimiliki Yohan Allo Pasau' dilupakan oleh nama inisial MBM.

Penulis: Nober Salamba

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#Bawaslu Tator
Berikan Komentar Anda