Muh. Syakir : Kamis, 20 Oktober 2022 08:10
Kantor Desa Tea Musu, Kecamatan Ulaweng, Bone.

BONE, PEDOMANMEDIA - Warga Desa Tea Musu Kecamatan Ulaweng, Bone memiliki sederet harapan untuk kepala desa terpilih di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2022. Pilkades dijadwalkan digelar Kamis (24/11/2022) mendatang.

Di antara harapan ini juga tertuju kepada jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat. Warga desa berharap BPD Tea Musu menjalankan tugas dan fungsinya dengan amanah dan kepala desa terpilih peka merespons aspirasi.

Jajaran BPD Tea Musu diminta menggelar musyawarah dusun sebelum musyawarah desa agar aspirasi warga terserap dan tersampaikan dengan baik. Kemudian direspons oleh kepala desa terpilih. Aspirasi yang menjadi wewenang desa diharap direspons secara cepat. Sementara di luar kewenangan desa dikoordinasikan ke pihak terkait.

Selain itu, diharapkan peningkatan keterlibatan masyarakat secara menyeluruh dalam pembangunan dan pembedayaan masyarakat termasuk membentuk ulang pengurus BUMDes agar tidak rangkap, menghadirkan inovasi pelayanan masyarakat di kantor desa, dan peningkatan pelayanan masyarakat pada umumnya.

Warga juga berharap pengaktifan KIM Desa agar ada informasi timbal balik dari pemda, pemdes ke masyarakat desa. Pengaktifan Karang Taruna Tea Musu, pembenahan kelompok tani termasuk mewadahi kelompok tani milenial dan terkait kelancaran penyaluran pupuk subsidi, serta perbaikan dan peningkatan kualitas sarana air bersih desa.

Diberitakan sebelumnya, Panitia Pemilihan Kepala Desa Tea Musu telah menetapkan dua bakal calon menjadi calon Kepala Desa Tea Musu Kecamatan Ulaweng Bone. Keduanya yakni Muktar Lutfi dan Andi Budianti.

Muktar Lutfi adalah calon kepala desa yang merepresentasi kelompok milenial. Sementara Andi Budianti adalah calon petahana.

"Setelah melewati tahapan pendaftaran dan verifikasi berkas maka panitia menetapkan 2 bakal calon kepala desa menjadi calon kepala desa,"ungkap Ketua Panitia Pilkades Tea Musu, Sofyan kepada PEDOMANMEDIA, Minggu (9/10).

Sofyan menyebutkan, saat ini tahapan Pilkades Tea Musu telah memasuki pemutakhiran daftar pemilih sementara (DPS). Setelah DPS rampung, selanjutnya panitia akan melihat perihal daftar pemilih tambahan.

Mengetahui penetapan dua calon kades tersebut, warga mengharapkan ada tahap pemaparan visi-misi atau program kerja calon jika terpilih menjadi kepala desa. Hal ini dimaksudkan agar visi-misi bisa dijelaskan lebih lanjut ke masyarakat.

"Bagus jika ada tahap pemaparan visi-misi atau program para calon kades. Agar masyarakat tahu apa dan bagaimana mewujudkan visi-misi atau program kerja untuk masyarakat jika terpilih,"ungkap salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Menurutnya, tahap pemaparan visi-misi juga bisa menjadi wadah untuk berdemokrasi tingkat desa yang lebih baik. Tahap ini juga diharap menjadi jalan silaturahmi antar elemen masyarakat dan deklarasi Pilkades damai.