TORUT, PEDOMANMEDIA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Torut Alexander Tappang menyebut Torut rawan longsor. Ia berharap adanya pengadaan alat berat tahun 2021 mendatang.
"Tahun 2021, harapan kami kalau bisa dana ditingkatkan karena kita masih perlu alat berat sama mobil truk. Apalagi Torut kan rawan longsor, jadi kalau ada alatkan mengurangi biaya sewa alat," ujarnya, Jum'at (4/12/2020).
Alexander juga mengklaim pihaknya telah merealisasikan 80 persen bantuan jaring pengaman sosial kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
"Yang jaring pengaman sosial (Bansos) sudah cair tapi belum disalurkan. Tapi kita tunggu juga dari kelurahan. Kita kan sharing dengan kelurahan. Jadi bansos itu tinggal Perindagkop sama Perdagangan. Kemudian pertanian dan perikanan sudah mi itu. Yang pariwisata sudah ada mi sebagian," katanya.
Alexander mengatakan untuk penanganan pasca bencana sudah berjalan. Hanya ada satu kegiatan yang belum selesai, yaitu pentalutan sungai di Mentirotiku.
"Sisa yang di Mentirotiku. Karena lambat masuk dananya. Masuk di perubahan dia. Selebihnya itu sudah selesai semua," jelasnya.
"Kemudian, kalau hibah sudah ada yang 100 persen. Kalau fisik rata-rata sudah 100 persen mi. Tinggal pencairannya yang belum," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Pemkab Torut Bongkar Gedung Lama RSUD Pongtiku, DPRD Lapor Pengrusakan
-
Warga Soroti Program Bedah Rumah dan Sanitasi di Toraja Utara: Tak Tepat Sasaran
-
IMB-Amdal Lalin Bermasalah, Pemkab Torut Segel Sejahtera Mart
-
Frederik Boyong Istri dan FKUB Torut Jalan-jalan ke Pontianak, Aktivis: Hanya Hambur Uang!
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah