Jumat, 14 Oktober 2022 11:55

Kritik Bupati Enrekang ke Wartawan: Jangan Cuma Modal Berita, Bawa Uang Juga

Muslimin Bando
Muslimin Bando

Kata dia, wartawan harusnya ke lokasi bencana membawa uang. Jangan hanya bermodalkan berita.

ENREKANG PEDOMANMEDIA– Bupati Enrekang Muslimin Bando (MB) melontarkan kritik kepada jurnalis di Enrekang. MB mengeritik media yang dinilai berlebihan dalam pemberitaan bencana yang terjadi beberapa hari terakhir.

"Untuk teman-teman wartawan, jangan juga berbangga-bangga bahwa bencana perlu dipublikasi supaya menjadi cacat pemerintah daerah. Apa salahnya kalau kirim konfirmasi dulu ke forkopimda bahwa di sini ada bencana terus turun sama-sama," ujar MB saat membuka acara sosialisasi soal pengurangan risiko bencana alam yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kamis (13/10/2022).

MB menilai, pemberitaan peristiwa bencana alam terlalu berlebihan. Bahkan cenderung menyudutkan pemerintah.

Baca Juga

MB juga memberi sindiran pedas kepada wartawan yang dinilai hanya bermodalkan berita. Kata dia, wartawan harusnya ke lokasi bencana membawa uang. Jangan hanya bermodalkan berita.

"Kalau ada uangta bawaki juga, jangan cuma bermodalkan berita saja. Saya jengkel kalau informasinya sudah sampai Jakarta dilihat pemerintah pusat. Jangan hanya mencari panggung di atas penderitaan orang lain. Tidak boleh begitu," ketus MB.

Menurutnya, korban bencana tak butuh pemberitaan. Tapi meminta wartawan berkontribusi melalui pemberian yang jelas.

“Saya blak-blakan, warga korban bencana tidak butuh pemberitaan, wartawan berkontribusi juga melalui pemberian yang jelas," katanya.

Jurnalis Sesalkan Bupati Enrekang

Menanggapi hal tersebut Safar yang juga Jurnalis di Kabupaten Enrekang menyayangkan pernyataan Bupati Enrekang. Statemen yang menyerang profesi itu dinilai melukai perasaan insan pers.

“Peristiwa bencana sebelum diberitakan kita mencari data, konfirmasi ke pihak terkait, pemerintah setempat, warga yang jadi korban, bahkan kita ke lokasi yang masih terisolir. Tujuannya adalah agar masyarakat bisa segara mendapatkan bantuan, tidak ada tendensi lain. Apalagi mau menjatuhkan pemerintah ataupun cari panggung. Kami bekerja iklas mewartakan, karena kami adalah penyambung lidah masyarakat dan juga penyambung lidah pemerintah. Jadi kami sangat sayangkan seorang kepala daerah berprasangka begitu kepada jurnalis," tutup Safar.

 

Penulis : Rahmat Lamada
Editor : Muh. Syakir
#Bupati Enrekang Muslimin Bando
Berikan Komentar Anda