Sabtu, 17 September 2022 11:35

Pendukung dan Calon Kades di Bone Akan Diberi Pemahaman Hukum

Ilustrasi
Ilustrasi

Calon kades dan pendukungnya akan diberi sosialisasi hukum saat penentuan dan pencabutan nomor urut para calon.

BONE, PEDOMANMEDIA - Tripika Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone akan memberi sosialisasi hukum kepada para calon kepala desa beserta pendukungnya. Sosialisasi akan dilaksanakan saat pencabutan nomor urut calon kades.

Pemberian pemahaman hukum ini dinilai penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) jelang, saat hingga usai pemilihan kepala desa (Pilkades). Agar mereka tidak melakukan tindakan yang melawan hukum.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Kepolisian Sektor Ulaweng AKP Abd Rahim saat dikonfirmasi PEDOMANMEDIA terkait info terkini pilkades di wilayah hukumnya, Jumat (16/9/2022).

Baca Juga

AKP Abd Rahim mengatakan, untuk sosialisasi hukum ke calon kades dan pendukungnya direncanakan diberi sosialisasi saat penentuan dan pencabutan nomor urut para calon.

"Kami dari Tripika Kecamatan Ulaweng akan melakukan sosialisasi hukum terhadap para cakades beserta pendukungnya untuk menjaga kamtibmas di wilkum Kec Ulaweng," ungkapnya.

"Agar tercipta rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat sesuai harapan kita bersama," lanjut mantan Kapolsek Cina itu.

Saat ini, pihaknya masih menunggu petunjuk dari Tripika dalam hal ini Camat Ulaweng Andi Padauleng selaku Ketua Panitia Pilkades Kecamatan Ulaweng.

Diberitakan sebelumnya, mayoritas warga di sejumlah desa di Kacamatan Ulaweng menginginkan beberapa cakades maju bertarung di kontestasi pilkades tahun 2022 ini. Hal ini diketahui dari mayoritas warga yang ditemui PEDOMANMEDIA.

Menurut warga, dengan sejumlah cakades di kontestasi pilkades di satu desa, akan semakin mendorong semangat berdemokrasi dan berlomba memberi kontribusi terbaik untuk kemajuan desa. Hal ini dinilai membawa angin segar bagi warga dan kemajuan desa itu sendiri.

Bagi warga desa, menginginkan sejumlah cakades maju dalam pilkades bukan berarti 100 persen tidak puas dengan kinerja yang selama ini berjalan. Tetapi, sebagai dorongan agar lebih baik dan lebih semangat lagi dalam memberi pelayanan terbaik ke warga dan tidak cepat berpuas diri.

"Dengan adanya dua atau beberapa cakades, bukan cakades bayangan, otomatis akan ada beberapa varian tawaran visi misi atau program ke masyarakat desa. Itu secara tak langsung mendorong semangat demokrasi dan kemajuan desa," ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Pascapilkades, lanjutnya, cakades yang terpilih atau pun yang tidak, diharapnya tetap berbesar hati bersinergi menjadi penyeimbang untuk sama-sama membangun desa. Begitupun para pendukung tetap akur untuk sinergi membangun desa.

"Tentunya jika ada pihak-pihak atau oknum yang berbuat tidak selayaknya, artinya membawa dirinya tuk berurusan dengan hukum atau pihak berwajib (Kepolisian). Karena tentu hal itu tidak sesuai dengan aturan atau tidak sejalan demokrasi," pungkasnya.

Kepala Kepolisian Sektor Ulaweng AKP Abd Rahim mengatakan, tahapan pilkades tahun 2022 di wilayah hukumnya saat ini telah memasuki tahapan persiapan kelengkapan administrasi para cakades di desa masing-masing.

"Untuk saat ini memasuki tahapan kelengkapan administrasi para cakades dan sampai saat ini situasi tetap aman dan terkendali," ungkap Wakil Ketua Panitia Pilkades Kecamatan Ulaweng itu.

Diketahui desa yang akan menggelar pilkades di Kecamatan Ulaweng yakni Desa Cani Sirenreng, Tadang Palie, Tea Musu, Pallawa Rukka, Jompie, Lamakkaraseng , Mulamenree, Manurunge dan Ulaweng Cinnong.

Sementara lima desa lainnya telah menggelar Pilkades tahun lalu, yakni Desa Lilina Ajangale, Timusu, Sappewalie, Galung, dan Tea Malala.

Penulis : Abustan Abiy
Editor : Muh. Syakir
#Pilkades Bone
Berikan Komentar Anda