Kamis, 08 September 2022 18:51

Pemprov Sulsel Dorong Tim Satgas Buat Inovasi Penanganan PMK

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani

Penanganan PMK di Sulsel, diperlukan inovasi, ide dan kordinasi dengan stakeholders lainnya.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mendorong Tim Satgas membuat inovasi terkait penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Sulsel.

Hal itu diungkapkan, Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, saat memberikan arahan dalam Pertemuan Koordinasi Satgas PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) Provinsi Sulsel pada kegiatan Layanan Hubungan Masyarakat Satuan Kerja Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel, di Hotel Grand Sayang Park, Kamis (8/9/2022).

"Silahkan buat ide, gagasan, inovasi yang kuat. Tujuannya satu untuk percepatan penanganan PMK. Itulah gunanya dibentuk Tim Satgas dibawahnya masing-masing ada bagian. Masing-masing buat percepatan dan segera melaporkan dan pastikan di laporan secara nasional tentang progres apa yang dilakukan Sulsel untuk penanganan PMK ini," katanya.

Baca Juga

Dengan begitu, kata Abdul Hayat, Tim Satgas Provinsi Sulsel bisa membangun, memantau, dan mendampingi untuk mengefektifkan Tim Satgas yang ada di Kabupaten/Kota.

"Satgas yang akan jadi ujung tombak terdepan dan diharapkan berkoordinasi dengan stakeholder yang ada di bawah," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel, Nurlina Saking, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan langkah Tim Satgas Provinsi untuk dapat melakukan aksi pendampingan di tingkat daerah.

Nurlina, juga menyatakan, dukungan langkah konkret yang dapat dilakukan yakni dukungan operasional yang sebelumnya menjadi kendala bagi Tim Satgas dalam bekerja.

"Hari ini lebih kepada menyatukan langkah aksi pendampingan di lapangan, karena kita Satgas Provinsi tugasnya di lapangan mendampingi Satgas Kabupaten/Kota. Langkah konkretnya terkait dengan operasionalisasi sudah bisa berjalan. Apalagi saat ini, sudah ada 200 ribu dosis vaksin yang siap diberikan kepada hewan-hewan ternak yang ada di Sulsel untuk menjaga kondisi kesehatan hewan ternak yang ada di Sulsel," katanya.

Editor : Marwiah Syam
#Pemprov Sulsel #Gubernur Sulsel #Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman #PMK #Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel
Berikan Komentar Anda