Muh. Syakir : Jumat, 12 Agustus 2022 17:47
Jenazah korban saat disemayamkan di rumah duka.

GOWA, PEDOMANMEDIA - Dua pria lanjut usia di Kabupaten Gowa terlibat duel senjata tajam, Jumat pagi (12/8/2022). Satu orang di antaranya tewas dengan sejumlah luka tusuk.

Kedua pria itu masing masing JN (70) dan MDT (70). Keduanya adalah warga Kampung Tebbakang, Dusun Julupamai, Desa Paraikatte, Kecamatan Bajeng, Gowa.

MDT tewas dalam perkelahian itu. Sementara JN langsung menyerahkan diri ke kepolisian setempat. Duel ini diduga bermotif sengketa tanah.

Plt Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh menuturkan, peristiwa itu terjadi tepat di depan rumah pelaku. Saat itu korban melintas dengan mengendarai sepeda motor.

"Kemudian korban tiba-tiba berhenti dan selanjutnya memutar sepeda motornya di depan rumah pelaku JN. Melihat korban berhenti, pelaku keluar dari arah pintu dengan membawa senjata tajam," jelas Hasan.

Keduanya sempat cekcok. Sampai akhirnya pelaku menyerang korban dengan senjata tajam. Korban merespons. Ia mencabut badik dari pinggangnya hingga terjadi duel.

"Pelaku menikam lambung korban dan akhirnya korban jatuh tersungkur. Menurut saksi mata di TKP saat tersungkur, pelaku masih menyerang korban dan menghujam tubuhnya dengan beberapa kali tusukan hingga bersimbah darah," terang Hasan.

Melihat korbannya tak berdaya, pelaku kemudian kabur dan menyerahkan diri ke Polsek setempat. Sementara itu, korban langsung dilarikan ke RS Syech Yusuf.

Sayang nyawanya tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah sampai di rumah sakit.

AKP Hasan mengatakan, korban tewas dengan sejumlah luka tusuk di dada dan lambung. Adapun motif perkelahian ini adalah sengketa lahan antara orang tua korban dan pelaku yang telah berlangsung lama.

"Kami harapkan pihak keluarga agar mempercayakan ke pihak yang berwajib untuk penanganan kasusnya. Kita minta semua menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri yang bisa memicu terjadinya tindak pidana baru," ungkapnya.

Petugas saat ini masih memeriksa intensif pelaku. Barang bukti berupa senjata juga telah disita petugas.