MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar secara resmi menyambut kehadiran mahasiswa baru (Maba) Rabu (30/9/2020). Protokol kesehatan pu diterapkan sangat ketat.
Pihak panitia pelaksana menerapkan protap Covid-19 dengan sangat ketat, mulai dari penggunaan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan sejumlah face shield. Selain itu, jarak duduk mahasiswa juga diatur sedemikian rupa, agar tidak terjadi penumpukan dan kontak langsung pada saat kegiatan berlangsung.
Sebelum para peserta memasuki ruangan, di depan gedung sudah disiapkan wastafel untuk mencuci tangan, lengkap dengan sabun cuci tangan dan hand sanitizer, untuk memastikan semua peserta steril saat berada di dalam ruangan.
Penyambutan mahasiswa baru ini berlangsung secara online dan offline. dari total 1.560 mahasiswa yang lulus di Unimerz, hanya 100 orang saja yang dihadirkan di lokasi penyambutan sebagai perwakilan dan ditempatkan pada ruangan yang berkapasitas sampai 1.000 orang. Selebihnya dilaksanakan secara virtual, khusus mahasiswa yg masih berada di luar Makassar.
Wakil Rektor IV Unimerz, Dr Hairuddin Kudding mengatakan, ribuan mahasiswa yang lulus di Unimerz tersebut terbagi kedalam 23 program studi yang ada di Unimerz.
"Yang lulus itu ada 1.560 orang. Itu terbagi ke 23 program studi. Nah yang hadir ini cuma 100 orang saja. Yang lain lewat virtual," jelas pria yang akrab disapa pak Boy," Rabu (30/9/2020).
Ia berharap, semoga para mahasiswa baru ini bisa tetap semangat, meskipun mereka hanya akan belajar secara virtual, mengingat saat ini kondisi pandemi belum reda
Pelaksanaan kuliah dengan sistem daring ini tentunya tetap mengacu pada keputusan pemerintah, dan juga mengacu bahwa kesehatan Pendidik dan peserta didik tetap terjaga dan merupakan suatu hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.
"Semoga di tengah pandemi ini, adek-adek maba tetap dalam kondisi sehat, dan dapat mengikuti perkuliahan dengan baik, walaupun hanya secara virtual (daring)," jelasnya.
Diketahui, Unimerz Makassar sendiri merupakan salah satu lembaga pendidikan yang paling aktif dan serius dalam melakukan pencegahan Covid-19.
"Hal itu dibuktikan dengan keterlibatan Unimerz dalam memberikan edukasi kepada berbagai lapisan masyarakat terkait pencegahan Covid-19, penyerahan bantuan APD, juga sampai pada penanganan ekonomi masyarakat yang mulai lemah akibat pandemi," tambahnya.
Turut hadir dalam kesempatan ini, Pembina Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky Makassar Dr Alimuddin, Rektor Unimerz Prof Ali Aspar Mappahya, beserta para wakil rektor, para kepala lembaga, para dekan, para ketua prodi, unsur dosen dan Koordinator CBP (Character Building Program), Dr Syamsunie Karsel.
BERITA TERKAIT
-
RI Patut Waspada, COVID-19 Kini Meledak di Thailand Hingga 65 Ribu Kasus
-
Covid-19 Melesat Lagi di Singapura-Thailand, Indonesia Waspada
-
Covid-19 Naik Lagi, Jokowi: Wajib Masker Belum Perlu Diterapkan
-
Covid di RI Naik Lagi, Pemerintah akan Terapkan Vaksin Booster Ketiga
-
Singapura Dihantam Gelombang Baru Covid-19, Indonesia juga Naik 80%